Breaking News:

Pemilik Bus Dapat Info Baru Penyebab Kecelakaan Maut di Tanjakan Cae Wado Sumedang

Perusahaan Otobus (PO) angkat bicara terkait kecelakaan maut bus pariwisata Sri Padma Kencana

hilman kamaludin/tribun jabar
Pemilik Bus Dapat Info Baru Penyebab Kecelakaan Maut di Tanjakan Cae Wado Sumedang 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Perusahaan Otobus (PO) angkat bicara terkait kecelakaan maut bus pariwisata Sri Padma Kencana di Jalan Raya Wado-Malangbong, Dusun Cilangkap, RT 01/06, Desa Sukajadi, Kecamatan Wado, Kabupaten Sumedang.

Pengurus Operasional PO Bus Sri Padma Kencana, Nandang Nugroho mengatakan, berdasarkan informasi yang diterima ada beberapa faktor yang menyebabkan bus tersebut mengalami kecelakaan.

"Pertama kalau informasi yang umum, pecah ban, kemudian ada juga informasi adanya percikan api di sekitar lokasi," ujarnya saat ditemui di RSUD Sumedang, Jumat (12/3/2021).

Namun, hingga saat ini pihaknya belum bisa memastikan penyebab munculnya percikan api dalam kejadian kecelakaan bus tersebut.

Baca juga: Mobil Tinggal Rangka Setelah Tabrak Barrier Beton Pemisah Jalan di Karawang, Sopir Diduga Ngantuk

"Saya juga kurang paham, apakah itu percikan api dari gesekan logam pelk dengan logam apakah dengan aspal karena ban meletus. Tapi saya kurang berani memastikan," katanya.

Ia mengatakan, bus yang mengalami kecelakaan itu keluaran tahun 2018, sehingga masih sangat muda dan baru digunakan sekitar 3 bulan sebelum masa pandemi Covid-19.

"Jadi begitu Covid-19, armada off, jadi mobil cenderung dalam kondisi yang bagus karena selama Covid-19 pun kita rawat," ucap Nandang.

Sementara untuk sopir bus, kata dia, sudah bekerja selama 3 tahun di PO Bus Sri Padma Kencana dan sudah berpengalaman dalam mengemudikan bus pariwisata.

Baca juga: Perjalanan Karier Nino Ikatan Cinta, Mantan VJ MTV yang Pernah Jadi Rekan Duet Melly Goeslaw

"Setidaknya, sebelum ke Sri Padma, dia memegang bus pariwisata juga," katanya.

Nandang mengatakan, terkait kecelakaan ini, pihak PO juga mengikuti prosesnya dan berbagi informasi dengan aparat kepolisian.

"Semenjak kejadian juga, kita sudah ada di sini (Sumedang) dan berbagi dengan para petugas, apa yang harus kita lakukan dan petugas perlukan," ujar Nandang.

Penulis: Hilman Kamaludin
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved