PPKM di Kota Bandung Dinilai Polisi Turunkan Zona Merah Benarkah? Begini Analisisnya
Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kota Bandung sudah berjalan. Hasilnya, diklaim
Penulis: Mega Nugraha | Editor: Ichsan
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mega Nugraha
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kota Bandung sudah berjalan. Hasilnya, diklaim menurunkan daerah zona merah di Kota Bandung.
Kapolrestabes Bandung Kombes Ulung Sampurna Jaya menerangkan, semula, zona merah berada di tiga RT.
"Sekarang nihil. Kemudian zona oranye yang tadinya 72 sekarang tinggal dua, turun ke zona kuning semua. Zona kuning sebelumnya ada 1068 sekarang tinggal 766, jadi sudah banyak yang turun," ujar Ulung di Jalan Merdeka, Selasa (9/3/2021).
Kemudian, ia mengungkap soal zona hijau. Sebelum PPKM, zona hijau sebanyak 8,730 dan sekarang jadi 9.178 RT. Sehingga, ada kenaikan dan saat ini lebih banyak zona kuning.
"Kita lihat sekarang RT itu lebih banyak ke zona hijau dan kuning, cuma kalau disatukan Kota Bandung ini mengarah ke oranye," ucap Ulung.
Baca juga: Malang Melintang jadi Atlet Bola Voli Perempuan, Aprilia Manganang Kini Dinyatakan sebagai Laki-laki
Indikator lain terkait situasi pandemi Covid 19 dengan PPKM salah satunya dengan sejumlah strategi. Seperti meningkatkan operasi yustisi yang konstan dilakukan hingga penyekatan ruas jalan di 25 titik pada malam hari.
"Kemudian pembubaran dan bersama Pemkot Bandung melaksanakan rapid antigen secara masif," katanya.
Pihaknya berupaya mempertahankan supaya Kota Bandung nihil zona merah. Salah satunya dengan meningkatkan gerakan 3 M, mencuci tangan, menjaga jarak dan menghindari kerumunan.
"Kami sengaja melakukan penyekatan di malam hari karena di siang harinya masyarakat harus beraktivitas agar ekonomi tetap berjalan. Kemudian kalau pada malam hari masyarakat masih berkumpul kita bubarkan dan mencegah agar masyarakat tidak berkerumun, hasilnya memang sangat signifikan," katanya.
Baca juga: PENAMPAKAN Sampah di Sungai Cikijing Rancaekek, Kiriman dari Sumedang, Warga Minta Diangkut
Sementara itu, soal kepatuhan, ia menyebut warga Kota Bandung sudah patuh dalam menjalankan disiplin protokol kesehatan. Adapun soal kemungkinan PPKM diperpanjang, ia menyebut sudah menggelar rapat dengan Forkompimpa Kota Bandung.
"Hasil rapat dengan forkopimda penutupan ruas jalan, tetap kami lakukan. Memang ada pro-kontra, tapi kesimpulannya tetap ditutup, namanya menekan otomatis banyak yang komplain," ucapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/kapolrestabes-bandung-kombes-ulung-sampurna-jaya.jpg)