Kucing
Kucing Scottish Fold, Si Kepo dan Ramah, Memeliharanya Tidak Repot, untuk Adopsi Butuh Jutaan Rupiah
Kucing Scottish Fold, Si Kepo yang Ramah, Memeliharnya Tidak Repot, untuk Adopsi Butuh Jutaan Rupiah
"Sejauh yang saya tahu Giselle dan Rafi ahmad, Rina Nose juga memiliki kucing Scottish impor.
"Namun saya tidak terlalu mengetahui detailnya," kata Nia Allamand (35), lewat WhatsApp, Kamis (6/3/2021).
Nia adalah pemilik Allamand Cattery di Taman Kopo Indah, Bandung.
scottish fold merupakan ras kucing yang berasal dari Skotlandia.
Kucing ini memiliki keunikan pada telinganya, yakni telinganya melipat.
Ras ini sering disebut kucing berwajah burung hantu atau kucing coupari.
Namun karena keunikannya, kata Nia, scottish fold tidak diakui oleh FIFe (Fédération Internationale Féline) di Eropa dan GCFF (The Governing Council of the Cat Fancy).
Kedua lembaga ini menilai telinga yang terlipat milik scottish fold dapat memicu infeksi, kutu, atau membuatnya menjadi tuli.
FIFe adalah federasi pendaftaran dan pengakuan ras kucing. Mereka memiliki sub-federasi nasional, seperti Felis Britannica di Inggris.
FIFe merupakan lembaga yang menangani pendaftaran silsilah, kontes kucing dan penghargaan di setiap negara.
Baca juga: Soal Pelaku Bunuh Diri Sambil Video Call, Ini Pengakuan Eks Pacar, Sudah Putus Sejak Tiga Bulan Lalu
Adapaun The Governing Council of the Cat Fancy (GCCF) adalah yang meregistrasi kucing.
GCCF merupakan organisasi terbesar yang mendaftarkan kucing silsilah di Inggris Raya.
Menurut Nia, berbeda dengan di Inggris, di Amerika, TICA (The International Cat Association) dan CFA (Cat Fanciers’ Association) mengakui keberadaan kucing ini.
"Kucing fcottish fold diperbaiki genetiknya dengan dilakukan mixed dengan jenis kucing British Shorthair dan American Shorthair," kata Nia.
Perkawinan silang itu membuat scottish fold lebih aman.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/kucing-scottish-fold-yag-kepo.jpg)