Minggu, 14 Juni 2026

Gempa Bumi

Potensi Ancaman Megathrust di Selatan Jawa Barat, Bisa Picu Gempa dan Tsunami? Ini Penjelasannya

Masyarakat khususnya warga Sukabumi diimbau selalu waspada dengan adanya potensi gempa besar yang dipicu megathrust di laut selatan

Tayang:
Editor: Siti Fatimah
KOMPAS.COM
ilustrasi 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Istilah megathrust sering kita dengar terurtama bila terjadi gempa bumi. Untuk sekedar mengingatkan kembali,  megathrust bisa diartikan sesuai dengan kata penyusunnya yakni thrust yang merujuk pada salah satu mekanisme gerak lempeng yang menimbulkan gempa dan memicu tsunami, yaitu gerak sesar naik.

Jadi bisa dikatakan megathrust bisa diartikan gerak sesar naik yang besar.

Potensi ancaman megathrust ini bisa dialami salahn satunya di selatan Jawa Barat.

Baca juga: Daftar Gempa Bumi Paling Mematikan di Dunia, Korban Jiwa Gempa Shaanxi Dekati 1 Juta,Gempa Sumatera?

Dikutip dari Kompas.com, beberapa waktu lalu Peneliti Pusat Penelitian Mitigasi Bencana - ITB, Renza Furqon pernah menyebutkan pada acara dengan materi ''Potensi Ancaman Megathrust Selatan Jawa Barat dan Tsunami Kabupaten Sukabumi" pada Sosialisasi Pengurangan Risiko Bencana untuk Pengelola Wisata. Kegiatan ini digelar Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Barat dan BPBD Kabupaten Sukabumi di Resort Pangrango, Sukabumi, Jumat (21/2/2020).

Renza menjelaskan di Selatan Jawa ini pernah terjadi gempa besar, paling besar tercatat berkekuatan M 8,7.

Selain itu tercatat juga terjadi gempa berkekuatan M 8,4 lalu M 7,4 dan M 7,6.

''Seperti gempa Pangandaran 2006 dengan M 7,8 dan gempa Tasikmalaya 2009 kekuatannya M 7,3,'' jelas dia.

Berpotensi picu tsunami 15 meter dan picu gempa sesar

Renza mengkhawatirkan dengan adanya potensi gempa M 8,7 yang dipicu megathrust di Samudera Hindia akan membangkitkan tsunami.

''Ketinggian tsunami bisa mencapai 10 hingga 15 meter sedangkan rendamannya ke daratan bisa mencapai 2 kilometer,'' ujar dia.

Menurut Renza potensi megathrust di Selatan Pulau Jawa memang diprediksi para peneliti bahwa ada segmen-segmen yang disebut seismic gap.

Baca juga: Ketika Terjadi Gempa Perhatikan 9 Hal Penting ini, Terasa Guncangan Jangan Panik, Hindari Jendela

Segmen tersebut, dia melanjutkan belum ada pelepasan energi, baik dalam bentuk gempa maupun lainnya.

''Sehingga kemungkinan untuk terjadinya potensi megathrust sangat tinggi di Selatan Jawa termasuk di Selat Sunda,'' ujar dia.

''Maka dari itu, kita perlu waspada. Memang belum bisa diprediksi secara pasti tapi ada potensi,'' imbau Renza.

Terkait sesar Cimandiri, Renza menambahkan potensi gempa megathrust ini juga dapat memicu gempa sesar di darat yang sangat merusak.

Sumber: Kompas
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 02:00 WIB
Qatar
Qatar
1 - 1
Switzerland
Swiss
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 05:00 WIB
Brazil
Brasil
1 - 1
Morocco
Maroko
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 08:00 WIB
Haiti
Haiti
VS
Scotland
Skotlandia
Grup D - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 11:00 WIB
Australia
Australia
VS
Turkiye
Turki
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved