Rabu, 8 April 2026

Ada Virus Corona Varian Baru Asal Ingggris, Masyarakat Diminta Tak Panik, tapi Harus Lakukan Ini

Ada varian baru virus corona asal Inggris yang ditemukan di Indonesia. Masyarakat diminta tak panik.

Editor: Yongky Yulius
Pixabay
ilustrasi virus corona. Ada varian baru virus corona asal Inggris yang ditemukan di Indonesia. Masyarakat diminta tak panik. 

TRIBUNJABAR.ID - Ada varian baru virus corona asal Inggris yang ditemukan di Indonesia.

Virus yang dimaksud adalah strain B.1.1.7.

Adapun virus itu akan lebih cepat menular pada keramaian dengan tingkat penularan varian baru virus Covid-19 ini mencapai 40 persen hingga 70 persen.

Hal itu dikatskan Epidemiolog Griffith University Dicky Budiman kepada Kompas.com, Rabu (03/03/2021).

Baca juga: Perjalanan Virus Corona Varian Baru Bisa Sampai Karawang, Ridwan Kamil Gak Mau Kecolongan

Dicky menegaskan bahaya dari kecenderungan varian ini lebih mudah menular dari varian virus Covid-19 sebelumnya.

"Ada potensi pada event super spreader atau keramaian akan sangat efektif (menular) itu. Karena 40 sampai 70 persen cepat menular," jelas Dicky pada Kompas.com, Rabu (3/3/2021).

Menurut Dicky, varian Covid-19 B.1.1.7 merupakan virus SARS-CoV-2 yang sama dengan Covid-19 saat ini.

Hanya saja, berbeda kode genetiknya.

"Kalau bicara strain baru, virusnya tetap SARS-CoV-2, penyakitnya pun sama, Covid-19, hanya yang berbeda adalah kode genetik dari si virus ini," kata Dicky.

Karena memiliki tingkat penularan lebih tinggi, Dicky khawatir virus ini dapat meningkatkan tingkat kematian, terutama pada lansia atau orang dengan komorbid.

"Karena viralnya tinggi, 30 persen meningkatkan kematian," ucap dia.

Namun demikian, Dicky meminta masyarakat tidak perlu panik.

Hal yang harus dilakukan masyarakat, menurut dia, yakni meningkatkan respons dan kewaspadaan pada protokol kesehatan.

"Tidak perlu panik, hanya harus sangat waspada, bukan berarti panik. Waspada itu artinya harus memperkuat responsnya, 3T dan 5M dan diperkuat vaksinasinya," ujar Dicky.

"Hanya sekarang harus 2-3 kali lipatlah responnya, lebih masif lebih agresif, maskernya dua lapis dan lain sebagainya," kata dia.

Baca juga: Virus Corona Varian Baru Ditemukan di Karawang, Kecamatan Pedes dan Lemahabang jadi Perhatian

Sumber: Kompas
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved