Breaking News:

Satpol PP Sumedang Bubarkan Pedagang di Pasar Tumpah Jatinangor, 83 Orang Didenda

Pembubaran tersebut dilakukan karena banyak yang melanggar protokol kesehatan seperti terjadi kerumunan masa dan banyak pembeli tidak memakai masker.

Istimewa
Anggota Satpol PP Sumedang saat memberikan sanksi denda kepada para pedagang di Pasar Tumpah Jatinangor. 

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sumedang lagi-lagi membubarkan aktivitas pedagang di Pasar Tumpah, Kecamatan Jatinangor saat penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), Minggu (28/2/2021).

Pembubaran tersebut dilakukan karena banyak yang melanggar protokol kesehatan seperti terjadi kerumunan masa dan banyak pembeli yang datang ke lokasi pasar tersebut tidak memakai masker.

Kepala Bidang Penegakkan Perundang-Undangan Daerah (PPUD) Satpol PP Kabupaten Sumedang, Yan Mahal Rizzal, mengatakan, selain melakukan tindakan pembubaran, pihaknya juga memberikan sanksi denda administratif terhadap 83 pedagang.

"Para pedagang pasar tumpah di wilayah Jatinangor dibubarkan petugas, sebanyak 83 pedagang di denda administratif," ujar Rizzal saat dihubungi.

Pembubaran dan pemberian sanksi tersebut sesuai dengan Peraturan Bupati Sumedang Nomor 5 Tahun 2021 tentang Pengenaan Sanksi adminstratif terhadap Pelanggaran Tertib Kesehatan dalam Pelaksanaan Adaptasi Kebiasaan Baru Dalam Penanggulangan Corona Virus Disease 2019.

Rizzal mengatakan, dari total 83 pedagang yang dikenakan sanksi denda tersebut, pihaknya mengumpulkan uang denda sebesar Rp 2.946.000 dan uang denda tersebut langsung disetorkan ke kas daerah.

Baca juga: Ashanty Sudah Tahu Hoaks Soal Dia Meninggal, Syok Saat Googling: Alhamdulillah Belum Meninggal

"Dengan diberikannya denda administratif itu, untuk memberikan beban hukum dan efek jera," katanya.

Atas hal tersebut, para pedagang di Pasar Tumpah Jatinangor itu diharapkan tidak kembali melakukan pelanggaran yang sama karena jika tetap melanggar, sanksi yang akan diberikan akan lebih berat.

"Jikalau melanggar lagi, ya akan diberikan hukuman lagi dan pembebanan akan lebih berat lagi atau ditingkatkan," ucap Rizzal.

Baca juga: Live Streaming TV Bersama Malam Ini Ada Chelsea vs Manchester United di Mola TV, Jam Berapa?

Penulis: Hilman Kamaludin
Editor: Seli Andina Miranti
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved