Breaking News:

Bukan Cuma Sinovac, Ini Tiga Jenis Vaksin Lain yang Dibeli Indonesia, Menkes Bersyukur

Pemerintah Indonesia ternyata tak cuma membeli vaksin Covid-19 Sinovac dari Cina. 

istimewa
Vaksin Covid-19 Sinovac di Bio Farma. Indonesia juga membeli tiga jenis vaksin Covid-19 lainnya. 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Pemerintah Indonesia ternyata tak cuma membeli vaksin Covid-19 Sinovac dari Cina. 

Ada tiga jenis vaksin lagi yang didatangkan dalam rangka untuk menghentikan penyebaran Covid-19.

Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, bersyukur pemerintah Indonesia bisa mendapatkan empat jenis vaksin Covid-19 dari negara produsennya sehingga bisa dipakai untuk imunisasi bagi masyarakat.

"Kita beruntung bisa dapat duluan," kata Budi dalam jumpa pers daring yang dipantau dari Jakarta, Minggu (28/2/2021), dikutip dari Antara.

" Vaksin pemerintah ada empat, yaitu Sinovac, AstraZeneca dari London Inggris, Pfizer Jerman-Amerika, Novavax Amerika," ucapnya.

Ia mengatakan, langkah Indonesia tergolong baik bisa mendapatkan empat vaksin yang tersedia karena banyak negara belum bisa memperolehnya.

Baca juga: Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Jabar Per Hari Ini Berada di Angka 210.442, Sembuh Bertambah 651

Baca juga: Pasangan Suami-Istri Terkonfirmasi Positif Covid-19, 25 warga Hegarmanah Ciamis Jalani Tes Swab

"Empat vaksin ini masalah pada suplainya, seluruh dunia rebutan. ASEAN belum semua dapat, Australia baru dapat, Jepang baru mulai, tetangga kita belum mulai," kata dia.

Menkes Budi mengatakan untuk vaksinasi di luar pemerintah atau melalui swasta diperbolehkan selama mendapatkan legalitas keamanan dari otoritas terkait, seperti dari Badan Kesehatan Dunia atau WHO dan Badan Pengawas Obat dan Makanan.

Menurut dia, selama lulus uji keamanan dari otoritas terkait, maka sebaiknya tidak ragu untuk menggunakan itu.

"Pesan saya selama lulus WHO, BPOM, pakai saja. Semakin cepat semakin baik," katanya.

Kecepatan masyarakat mendapat vaksin, kata dia, dapat menekan angka kesakitan dan meninggal akibat Covid-19.

Semakin ditunda maka korban akan semakin banyak berjatuhan.

Baca juga: Cerita Pasangan Kembar yang Nikah di Sumedang, Ternyata Pernah Tertukar Saat Masih Pacaran

"Setiap hari wafat 300 orang, sebulan sembilan ribu. Kalau kita tunda setahun maka bisa 108 ribu orang wafat. Bayangkan negara-negara tetangga terlambat vaksinasi berapa manusia yang tidak bisa kita lindungi," katanya. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Menkes Sebut Vaksin Pemerintah Ada 4: Sinovac, AstraZeneca, Pfizer, dan Novavax", Klik untuk baca: https://nasional.kompas.com/read/2021/02/28/12245571/menkes-sebut-vaksin-pemerintah-ada-4-sinovac-astrazeneca-pfizer-dan-novavax.

Editor: Giri
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved