Breaking News:

Dugaan Korupsi Dana Desa, Polisi Tak Dapat Barang Bukti Uang, Sudah Habis Dipakai Keperluan Pribadi

Polisi tak mendapatkan barang bukti uang dari kasus dugaan korupsi dana desa di Kabupaten Tasikmalaya.

TribunJabar.id/Firman Suryaman
Petugas Satreskrim Polresta Tasikmalaya menggiring YS, mantan Kepala Desa Rajadatu, Cineam, yang diduga korupsi dana desa dan APBD 2018 sekitar Rp 256 juta, menuju kantor kejaksaan setempat, Rabu (24/2/2021). 

Laporan Wartawan TribunJabar.id Firman Suryaman

TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA - Polisi tak berhasil menyita barang bukti berupa uang tunai dari tersangka YS, mantan kepala desa yang diduga korupsi dana desa dan APBD 2018 sebesar Rp 256 juta.

Pihak Polresta Tasikmalaya hanya mendapati beberapa dokumen terkait penggunaan kedua anggaran negara tersebut.

"Kami hanya mengamankan barang bukti berupa dokumen-dokumen terkait penggunaan kedua sumber dana tersebut," kata Kapolresta Tasikmalaya, AKBP Doni Hermawan, di Mapolresta, Rabu (24/2/2021).

Baca juga: Klaster Perkantoran di Ciamis Meluas, Hari Ini 30 Pegawai BPKAD Dinyatakan Positif Covid-19

Baca juga: Persib Sudah Coba Bujuk Mang Omid Bertahan Tapi Tak Mempan, Mengaku Akan Main di Liga Tetangga

Pasalnya, kata Doni, dana yang diduga dikorupsi YS sudah habis digunakan untuk kepentingan pribadi.

"Setelah melakukan pelacakan, ternyata dana yang diduga dikorupsi telah habis digunakan untuk berbagai keperluan pribadi," ujar Doni.

Namun begitu, bukti-bukti yang didapatkan, kata Doni, memenuhi unsur kasus tersebut diproses hukum.

"Dan akhirnya berkas perkaranya sudah dinyatakan P-21, sehingga kasusnya layak dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Kota Tasikmalaya," kata Doni.

YS merupakan mantan Kepala Rajadatu, Kecamatan Cineam, Kabupaten Tasikmalaya.

Dari hasil penyidikan jajaran Satreskrim Polresta Tasikmalaya, YS diduga melakukan korupsi sebesar Rp 256 juta dari kedua anggaran negara untuk pembangunan desa tersebut.

Doni menjelaskan, pada tahun anggaran 2018, Desa Rajadatu menerima dana desa senilai Rp 794 juta serta bantuan APBD Kabupaten Tasikmalaya senilai Rp 500 juta.

"Nah dalam pelaksanaan penggunaan dana tersebut yang seharusnya seluruhnya untuk pembangunan desa, malah digunakan untuk kepentingan pribadi sebesar Rp 256 juta," kata Doni.

Baca juga: Ramalan Bintang Kamis 25 Februari 2021 Zodiak Karier: Virgo Berhati-hati, Sagitarius Jadwal Padat

Baca juga: Mengaku Tenaga Kesehatan, 3 Wanita Memperdaya Seorang Nenek 80 Tahun di Sumedang, Gasak Emas 20 Gram

Penulis: Firman Suryaman
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved