Breaking News:

Bocah Korban Banjir di Tanjungmekar Karawang Mengemis, Bawa Kardus dan Kaleng Bekas, Buat Makan

Sejumlah anak-anak pengungsi, korban banjir Kampung Benteng, Kelurahan Tanjungmekar, Kecamatan Karawang Barat

Tribun Jabar
Bocah Korban Banjir di Tanjungmekar Karawang Mengemis, Bawa Kardus dan Kaleng Bekas, Buat Makan 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id, Cikwan Suwandi

TRIBUNJABAR.ID, KARAWANG - Sejumlah anak-anak pengungsi, korban banjir Kampung Benteng, Kelurahan Tanjungmekar, Kecamatan Karawang Barat, Kabupaten Karawang , mulai ikut mengemis di tepian Jalan Ranggagede, tak jauh dari lokasi mereka mengungsi, Selasa (23/2).

Sambil mengiba, anak-anak usia enam hingga sepuluhan tahun ini membawa kencleng berupa wadah plastik, kaleng dan baskom, atau kotak kardus, dan mengasongkannya pada para pengendara yang kebetulan melintas. Meminta-minta sumbangan agar mereka bisa makan.

Sejumlah pengungsi dewasa juga melakukannya bersama mereka. Beberapa bahkan sambil menggendong anaknya yang masih balita.

Ditemui di tepi Jalan Ranggagede, kemarin para pengungsi mengaku terpaksa "ngencleng', istilah mereka untuk kegiatan mengemis ini, karena bantuan yang mereka terima dari pemerintah di pengungsian jauh dari kata mencukupi.

"Memang, sesekali ada bantuan nasi, akan tetapi itu tidak mencukupi untuk warga terdampak banjir," Asman (43), salah seorang korban banjir Kampung Benteng, yang juta terpaksa ikut mengungsi.

Ia mengatakan, sudah lima hari bersama 150-an warga Kampung Benteng mengungsi, sejak kampung mereka diterjang banjir, Jumat (19/2).

Mereka mendirikan tenda dan mengungsi di lahan kosong, tak jauh dari Jalan Ranggagede. Kampung mereka memang kerap dilanda banjir setiap kali Sungai Citarum meluap.

Baca juga: Cuaca Ekstrem Hari Ini Bakal Terjadi di 19 Wilayah Ini, Bandung Raya Pun Pagi-pagi Sudah Hujan

Namun, banjir kali ini, ujar Asman, terbilang sangat besar dibanding biasanya. Saat banjir menerjang, kedalaman air di kampungnya mencapai dua meteran.

"Lumpurnya saja hampir 30 sentimeter. Di permukiman yang paling dekat Citarum, air bahkan bahkan masih menggenang," ujarnya.

Halaman
1234
Penulis: Cikwan Suwandi
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved