Pelatih Persib Bandung Senang Latihan Lagi tapi Banyak yang Harus Diurus, Piala Menpora 2021 Mepet
Tim pelatih Persib Bandung mengadakan pertemuan di Graha Persib, Jalan Sulanjana No 17, Kota Bandung
Penulis: Ferdyan Adhy Nugraha | Editor: Ichsan
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ferdyan Adhy Nugraha
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Tim pelatih Persib Bandung mengadakan pertemuan di Graha Persib, Jalan Sulanjana No 17, Kota Bandung, Senin (22/2/2021).
Dalam pertemuan itu diputuskan beberapa hal yang satu di antaranya adalah Persib akan kembali berlatih pada awal Maret 2021.
Latihan ini guna mempersiapkan tim jelang turun di turnamen pramusim Piala Menpora 20 Maret - 21 April 2021.
Pelatih Persib, Robert Alberts, menyambut gembira hal ini karena akhirnya bisa kembali berlatih setelah sekian lama tertunda lantaran belum pastinya kompetisi.
"Ada sebuah harapan. Kita akan mulai dengan sebuah harapan bahwa kita akan kembali berlatih," ujar Robert.
Baca juga: Perlakuan Aldebaran kepada Andin di Lift Buat Inul Daratista Klepek-klepek: Atiku Rasane Mak Nyesss
Bagi pelatih asal Belanda tersebut, kembali berlatih bukan hanya penting bagi para pemain maupun pelatih.
Namun lebih dari pada itu, setiap elemen yang ada di tim akan merasakan dampak positif dari kembalinya latihan.
"Yang mana merupakan hal paling penting tidak hanya bagi pemain, tapi juga bagi ofisial, klub, sponsor dan para suporter. Sepak bola kembali hidup lagi di Indonesia. Ini menjadi pesan terpenting untuk kita semua saat ini," katanya.
Baca juga: Jalur Kereta Api Masih Terendam Banjir, 7 Perjalanan di Wilayah PT KAI Daop 3 Cirebon Dibatalkan
Piala Menpora 2021 Terlalu Dini
Pelatih Persib Bandung, Robert Alberts, berpendapat bahwa turnamen pramusim Piala Menpora 2021 terlalu dini untuk digelar.
Pasalnya, klub hanya memiliki waktu kurang lebih satu bulan untuk melakukan berbagai persiapan.
"Apa yang akan terjadi tentang Liga, untuk saat ini belum ada yang tahu. Tapi kami sudah memikirkan terkait turnamen pramusim ini, Persib sudah menyatakan dengan sangat jelas soal hal ini, bahwa turnamen ini digelar terlalu dini," ujar Robert.
Selain itu, permasalahan lainnya adalah waktu melakukan persiapan bagi pemain terhitung sangat singkat.
Sebab selama kurang lebih satu tahun, pemain tidak merasakan atmosfer pertandingan yang kompetitif.