Studi Budi Daya untuk Hidup di Mars Terus Dilakukan, Para Peneliti Coba Bereksperimen dengan Alga

Harapan tentang kemungkinan manusia hidup di mars terus diteliti. Mars dianggap bisa menjadi tempat layaknya bumi untuk manusia tinggal.

Editor: Giri
Tangkapan layar video NASA
Gambaran Perseverance rover dan helikopter Ingenuity, dua robot milik NASA ketika menjalankan misi penjelajahan mars 2020. 

TRIBUNJABAR.ID - Harapan tentang kemungkinan manusia hidup di mars terus diteliti. Mars dianggap bisa menjadi tempat layaknya bumi untuk manusia tinggal suatu saat nanti. 

Menelan Dana Sebesar Rp. 800 Juta lebih, Air Mancur Terbesar Cimahi Tak Menyembur

Bulan ini ada tiga misi dari tiga negara berbeda, yakni Uni Emirat Arab, Cina, dan Amerika Serikat telah mencapai planet merah tersebut.

Tapi tantangan sesungguhnya adalah saat manusia benar-benar mendarat di sana.

Dengan kondisi lingkungan mars, logistik untuk mempertahankan kehidupan koloni sangat besar.

Mengangkut oksigen dan makanan dari bumi tentu menjadi hal yang tak praktis dan membutuhkan biaya mahal.

Jadi, membangun sarana untuk memproduksinya secara lokal sangatlah penting.

Kini peneliti berhasil menemukan cara untuk mendukung kehidupan manusia saat berhasil mendarat di mars.

Seperti dikutip dari IFL Science, Minggu (21/2/2021) cyanobacteria atau ganggang biru-hijau telah lama dianggap sebagai kandidat terbaik untuk mendukung kehidupan di mars.

Baca juga: Kegalakan Ayu Ting Ting Ternyata Tak Ada yang Bisa Menandingi, Keturunan dari Umi Kalsum

Baca juga: Ternyata, Masih Banyak Orang di Jawa Barat yang Enggan Jalani Vaksinasi Covid-19. Ini Alasannya

Cyanobacteria menghasilkan oksigen melalui fotosintesis, sekaligus mengubah gas seperti nitrogen dan karbondioksida menjadi nutrisi yang dapat menopang kehidupan tanaman.

Atmosfer mars sendiri juga mengandung kedua gas tersebut.

Hal itu membuat para ilmuwan percaya bahwa cyanobacteria dapat digunakan untuk menopang ekosistem kehidupan di permukaan mars.

Namun masalahnya, tekanan atmosfer di mars hanya sebagian kecil dari tekanan di bumi, jadi air dalam bentuk cair tak tersedia sehingga cyanobacteria tidak dapat tumbuh.

Peneliti kemudian melakukan eksperimen supaya cyanobacteria dapat tumbuh hanya dengan menggunakan sumber daya yang tersedia di mars.

Para peneliti lantas membudidayakan Anabaena cyanobacteria dalam bioreaktor Atmos yang dirancang khusus dalam kondisi mirip mars.

Halaman
12
Sumber: Kompas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved