Breaking News:

Banjir Rendam Rumah Sakit, Pasien Covid-19 Kabur, Satgas Covid-19 Lakukan Hal Ini

Sejumlah pasien Covid-19 kabur dari rumah sakit setelah banjir merendam Rumah Sakit Islam Karawang (RSIK)

tangkapan layar video
ilustrasi - Sejumlah pasien Covid-19 kabur dari rumah sakit setelah banjir merendam Rumah Sakit Islam Karawang (RSIK) 

TRIBUNJABAR.ID, KARAWANG- Satgas Percepatan dan Penanganan Covid-19 Karawang, Jawa Barat mengaku telah melakukan penjemputan terhadap pasien suspek Covid-19 yang kabur ketika Rumah Sakit Islam Karawang (RSIK) terendam banjir dua hari lalu.

"Sudah, hari ini kita melakukan penjemputan," kata Juru Bicara Satgas Percepatan dan Penanganan Covid-19 Karawang, Fitra Hergyana saat dihubungi Tribun Jabar, Senin (22/2/2020).

Fitra mengatakan, pasien suspek Covid-19 yang kabur dari RSIK merupakan seorang laki-laki.

Baca juga: Anggota Geng Motor yang Berupaya Menyabetkan Golok ke Polisi dan Wartawan di Tasik Akhirnya Ditahan

"Kalau jenis kelaminnya laki-laki, sementara kalau umurnya saya kurang tahu dan alamatnya saya tidak bisa menyebutkan," katanya.

Fitra mengatakan, RSIK merawat sebanyak 10 pasien positif Covid-19. Saat terjadi banjir, seluruh pasien segera diamankan untuk dirujuk ke sejumlah rumah sakit dan hotel untuk segera diisolasi.

"Jadi ada 10 pasien positifnya. Tetapi sudah di rujuk untuk diisolasi semua ke rumah sakit dan hotel. Yang kabur itu suspek satu orang," katanya.

Baca juga: Siap Siaga, Selasa Besok, Sejumlah Daerah di Wilayah Ini Akan Ada Pemadaman Listrik

Sebelumnya, Direktur Utama RSIK Agus Muhammad  Sukandar membenarkan adanya kemungkinan pasien suspek Covid-19 yang ikut pulang ke rumah saat rumah sakit kebanjiran.

Saat itu, keadaan rumah sakit tengah semrawut karena banjir.

Bahkan seluruh pasien bukan Covid-19 yang dirawat di rumah sakit tersebut langsung dijemput oleh keluarganya.

Baca juga: Ayah Bayi Ajaib Siti Jainah di Cianjur Belum Terungkap, Nama Ayah di Akta Kelahiran Ditulis Siapa?

Banjir mulai merendam, rumah sakit yang berlokasi di Jalan Pangkal Perjuangan, By Pass nomor 2, Kelurahan Tanjungpura, Kecamatan Karawang Barat itu, sekitar Pukul 14.00 wib, Sabtu (20/2/2021).

Evakuasi pasien dilakukan hingga Pukul 20.00 wib.

Gelap gulita, itu yang disebut Agus, bahkan berbagai alat medis yang cukup mahal seperti peralatan medis untuk dokter gigi tak dapat diselamatkan karena keadaan alat medis ditanam dalam tanah. 

Penulis: Cikwan Suwandi
Editor: Siti Fatimah
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved