Miniatur Kapal Titanic, Kreasi Kelompok Tani di Langkaplancar Pangandaran agar Kampungnya Dilirik
Kehadiran miniatur kapal Titanic di Blok Cigadog, Dusun Citarunggang, Desa Pangkalan, Kecamatan Langkaplancar
Laporan Kontributor Tribunjabar.id, Padna
TRIBUNJABAR.ID, PANGANDARAN - Kehadiran miniatur kapal Titanic di Blok Cigadog, Dusun Citarunggang, Desa Pangkalan, Kecamatan Langkaplancar, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, diharapkan bisa menarik pengunjung untuk berwisata.
Pembuatan miniatur kapal Titanic tersebut merupakan inisiatif yang keluar dari kelompok tani dan ikan Cigadog.
Yang didasari keinginan para petani untuk menjadikan kawasan Cigadog menjadi objek wisata pertanian dan ikan yang sangat tinggi.
Untuk itu, demi menarik pengunjung supaya ingin datang, mereka membuat miniatur Titanic terbuat dari bambu yang dibangun di atas kolam ikan.
Seorang anggota kelompok tani ikan Cigadog, Dedi waryadi (42) mengatakan, meski pembuatan miniatur kapal Titanic belum selesai namun pengunjung yang datang sudah lumayan banyak.
Baca juga: Sudah Pisah Rumah dengan Ririe Fairus, Ayus Sabyan dan Nissa Sabyan Disebut Saling Mencintai
"Umumnya, mereka datang untuk Swafoto. Memang sengaja, maksud dari dibuatnya miniatur kapal Titanic ini untuk Swafoto," ujar Dedi saat ditemui wartawan disela-sela aktivitasnya, Jum'at (19/2/2021).
Karena, lanjut Ia, setiap pengunjung yang datang hampir dipastikan mengabadikannya dengan berfoto. Ditambah pemandangan seputar miniatur kapal tersebut juga masih alami.
"Dan view-nya juga sangat bagus, sebab dikelilingi oleh pegunungan dan perbukitan," ucapnya.
Dedi menyampaikan, pembangunan miniatur kapal Titanic ini juga, bertujuan untuk menarik lebih banyak pengunjung.
"Alhamdulilah walau pembangunannya belum rampung, jumlah pengunjung mulai ada peningkatan apalagi menjelang akhir pekan," ucapnya.
Menurutnya, keuntungan dari banyaknya pengunjung bagi para petani ikan yaitu adanya peningkatan jumlah penjualan ikan. Karena, hampir setiap pengunjung yang datang ke lokasi sambil membeli ikan.
"Untuk pengunjung yang hobi memancing, kita sediakan alat pancing, dan hasil pancingannya juga bisa dibawa," kata Ia.
Baca juga: INNALILLAHI, Ellyda Yatim Ibu Fadli Zon, Wakil Ketua Partai Gerindra, Meninggal Dunia Jumat Siang
Tentunya, lanjut Dedi, dengan harga yang sangat ekonomis. Meskipun tidak ingin dibawa pulang, hasil pancingannya bisa dilepaskan lagi tanpa dipungut biaya.
Untuk menuju lokasi, hanya bisa ditempuh dengan berjalan kaki dengan perkiraan waktu 10 sampai 15 menit dari jalan raya.
"Jadi bisa sambil olahraga juga. Mari berlibur sehat sambil menikmati keindahan alam Cigadog," ucapnya.