Breaking News:

Ibu Meninggal Ayah Sakit Jiwa, Raihan Apes Dipukuli Warga, Disangka Maling Panjat Pagar Warung

Nahas menimpa Raihan. Bocah berkulit gelap itu babak belur dipukuli warga. Raihan bersama dua rekannya

istimewa
Ibu Meninggal Ayah Sakit Jiwa, Raihan Apes Dipukuli Warga, Disangka Maling Panjat Pagar Warung 

TRIBUNJABAR.ID - Nahas menimpa Raihan. Bocah berkulit gelap itu babak belur dipukuli warga.

Raihan bersama dua rekannya disangka hendak mencuri saat kepergok naik pagar warung milik seorang warga.

Raihan sendiri anak yang hidup merana karena sang ibu sudah meninggal dunia, sedangkan ayahnya menderita sakit jiwa.

Sehari-hari, Raihan tinggal bersama saudaranya di Pangulah Selatan, Kabupaten Karawang.

Baca juga: Siapa Fredy Kusnadi yang Menjadi Tersangka Mafia Tanah, Ternyata Dia Pebisnis Kuliner

Peristiwa kelam bocah yang dipukuli warga itu sampai di telinga anggota DPR RI Dedi Mulyadi.

Dedi Mulyadi pun bergerak cepat menjenguk Raihan yang dirawat di RS Izza Cikampek, Kabupaten Karawang.

Ibu Meninggal Ayah Sakit Jiwa, Raihan Apes Dipukuli Warga, Disangka Maling Panjat Pagar Warung b
Ibu Meninggal Ayah Sakit Jiwa, Raihan Apes Dipukuli Warga, Disangka Maling Panjat Pagar Warung b (istimewa)

Selain itu Dedi Mulyadi juga menemui Kapolsek Kotabaru, Kabupaten Karawang, yang menangani kasus ini.

"Jadi dalam kasus ini saya melihat ada dua kesimpulan. Pertama, peristiwa pemanjatan pagar warung orang lain oleh Raihan dan teman-temannya itu jelas salah. Orang lain pasti akan menyangkanya mau mencuri. Namun kedua, warga yang memukuli Raihan juga keliru karena  sebenarnya itu cukup ditangkap dan dibawa ke Kantor Polisi," kata Dedi Mulyadi melalui ponselnya, Jumat (19/2/2021).

Apalagi, lanjut Dedi, Raihan adalah anak di bawah umur. Dedi berharap kasus ini bisa segera ditangani oleh Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Karawang.

Baca juga: Pelaku Pembacokan Anak Kades di Sukabumi Akhirnya Terungkap, Ditangkap di Rumah, Ini Motifnya

Terkait kasus ini, kata Dedi, setelah Raihan menjalani pengobatan, ia akan membawanya ke Pesantren Cireok untuk menjalani rehabilitasi. Dedi sendiri membiayai sepenuhnya pengobatan Raihan.

"Tugas saya hanya satu, seusai Raihan menjalani pengobatan dia akan menjalani rehabilitasi di Pesantren Cireok agar dia kembali menjadi anak yang baik," kata Dedi.

Penulis: Ichsan
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved