Breaking News:

Tidak Ada Hujan Ataupun Angin Kencang, Rumah Milik Sepasang Lansia di Pangandaran Seketika Ambruk

Rumah ambruk dikarenakan faktor usia yang sudah tua, lapuk atau keropos. Karena saat kejadian tidak ada hujan ataupun angin kencang

Istimewa
Kondisi Ambruknya Rumah Milik Sepasang Lansia Warga Dusun Karangjaya RT 02/04, Desa Karangbenda, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id, Pangandaran, Padna

TRIBUNJABAR.ID, PANGANDARAN - Terjadi lagi, Rumah milik Sukin (60) dan Edah (54) warga Dusun Karangjaya RT 02/04, Desa Karangbenda, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran seketika ambruk, Rabu sore (17/2/2021).

Menurut informasi yang diterima Tribunjabar.id, saat kejadian pemilik rumah sepasang lansia itu berada di dalam ruangan, namun sontak langsung keluar rumah.

Rumah ambruk dikarenakan faktor usia yang sudah tua, lapuk atau keropos. Karena saat kejadian tidak ada hujan ataupun angin kencang. 

Baca juga: Rawan Terjadi, Bukan Hanya Siaga Saat Kejadian, Ini yang Harus Dilakukan Usai Gempa

Sementara akibat kejadian tersebut, pemilik rumah mengalami kerugian diperkirakan jutaan rupiah, namun beruntung atas kejadian itu tidak menimbulkan korban jiwa. 

Kepala Dusun Karangjaya, Agus (40) mengatakan, rumah ambruk karena sudah lapuk yang umurnya kurang lebih sekitar 30 tahun.

"Tiba - tiba roboh seketika, tanpa ada angin kencang maupun hujan," ujar Agus saat ditemui wartawan di lokasi kejadian, Rabu sore (17/2/2021).

Ia menjelaskan, memang sebelumnya pihak penghuni rumah sudah ada rencana akan pindah, namun rumahnya keburu ambruk.

Sebelum kejadian, pemilik rumah tersebut sedang berada didalam rumah namun keburu keluar.

"Mendadak rumah akan roboh, dan kedua orang pemilik rumah langsung berlari keluar rumah dan menjauhi bangunan, alhamdulilah semuanya selamat," ucapnya.

Baca juga: 5 Fashion Aneh Amanda Manopo saat Perankan Andin di Ikatan Cinta Ini Viral, Ada Karet Gelang

Karena lapuk dimakan usia, tambah Agus, mengakibatkan keroposnya kerangka rumah dan tidak mampu untuk menahan genting atap rumah.

"Saya, dengan beberapa perangkat Desa Karangbenda bersama warga sekitar gotong royong membantu membereskan puing puing rumah yang masih bisa digunakan," katanya.

Mengenai langkah kedepannya, lanjut Agus, pihak pemerintah Desa akan menyediakan tenda sementara untuk pemilik rumah ambruk serta sekalian mengamankan barang berharganya.

"Mengenai bantuan lainnya, kami sudah berkoordinasi dengan pihak BPBD dan Dinsos Kabupaten Pangandaran melalui kecamatan," katanya.

Baca juga: VIDEO-Pamit Main, Gadis 17 Tahun Hilang, Sudah Tiga Hari Tak Pulang, Hanya Bawa Uang Rp 15 Ribu

Penulis: Padna
Editor: Seli Andina Miranti
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved