Breaking News:

Mengapa Polisi Pemberantas Narkoba Bisa Terjerumus Narkoba? Ini Penjelasan Ahli Psikologi Forensik

Reza Indragiri Amriel, memberi tanggapan soal diamankannya belasan anggota Polsek Astanaanyar, Kota Bandung, Jawa Barat, atas dugaan penyalahgunaan na

tribunnews.com
Pakar Psikologi Forensik Reza Indragiri Amriel. Reza Indragiri Amriel, memberi tanggapan soal diamankannya belasan anggota Polsek Astanaanyar, Kota Bandung, Jawa Barat, atas dugaan penyalahgunaan narkoba. 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Kapolsek Astana Anyar, Bandung, Kompol Yuni Purwanti termasuk dalam daftar 12 orang polisi yang diamankan Propam Polda Jabar.

Ke-12 oknum polisi itu diamankan karena kasus penyalahgunaan narkoba.

Selain Kapolsek Astana Anyar, satu perwira polsek juga turun diamankan.

Kompol Yuni Purwanti sebenarnya bukan sosok sembarangan.

Dia turut berperan dalam pengungkapan kasus peredaran kokain di Bogor.

Ketika itu, Kanit 3 Sub Dit 2 Dit Narkoba Polda Jabar, Kompol Yuni Purwanti bersama sejumlah personel jajaran Polda Jabar, berhasil menangkap dua orang pelaku yang membawa narkotika jenis kokaina atau kokain di Kabupaten Bogor, Sabtu (30/3/2019).

Lalu mengapa polisi berprestasi dalam pemberantasan narkoba bisa terseret penggunaan barang haram itu?

Pakar Psikologi Forensik, Reza Indragiri Amriel, memberi tanggapan soal diamankannya belasan anggota Polsek Astanaanyar, Kota Bandung, Jawa Barat, atas dugaan penyalahgunaan narkoba.

Reza menilai profesi polisi merupakan salah satu pekerjaan terberat di dunia.

Halaman
1234
Editor: Ravianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved