Breaking News:

Pengakuan Para Pembunuh Preman di Proyek KCIC Cileunyi, Suka Malak Mobil yang Masuk Proyek

Para pelaku tega menghabisi nyawa IW (33), yang mayatnya ditemukan di sawah dekat Proyek KCIC, di Cileunyi

TribunJabar.id/Lutfi Ahmad Mauludin
Pengakuan Para Pembunuh Preman di Proyek KCIC Cileunyi, Suka Malak Mobil yang Masuk Proyek 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Lutfi Ahmad Mauludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Para pelaku tega menghabisi nyawa IW (33), yang mayatnya ditemukan di sawah dekat Proyek KCIC, di Cileunyi, Kabupaten Bandung karena dendam kepada korban.

Seorang pelaku yang juga buron kasus pembunuhan sebelumnya, NK alias Bejo (28), mengaku kesal dan dendam kepada korban hingga akhirnya melakukan pengeroyokan.

Pengakuan Bejo dibenarkan oleh para pelaku lainnya. Mereka tega menghabisi korban karena dendam, meski saling mengenal.

"Dendam karena dia (korban) nyerang ke rumah mau ngacak-ngacak rumah," ujar Bejo, sambil tertunduk di kursi, saat berada di Mapolresta Bandung, Selasa (16/2/2021).

Bejo dihadiahi timah panas di kedua kakinya, karena melakukan perlawanan kepada petugas saat akan ditangkap. Sehingga kini ia tak bisa berjalan dan duduk di kursi roda.

Baca juga: Koperasi Swarna Seknas Sejahtera Disebut Tampung Duit Pungli Bantuan UMKM Rp 2,4 Juta

Bejo mengatakan, korban merupakan preman, namun dari keterangan polisi Bejo juga merupakan preman. Dan ia pun menganggukan kepalanya saat ditanya, apakah dirinya juga preman.

Ketika ditanya apakah pernah juga melakukan pembunuhan sebelumnya, Bejo, membenarkannya.

"Pernah ngebunuh tahun 2019, dari 2019 lari ke Jakarta 4 bulan, lalu pulang lagi," kata dia.

Pelaku yang merupakan residivis terkait penganiayaan, yakni AK alias Oong (29) yang juga mengajak melakukan pengeroyokan, juga mengaku dendam kepada korban.

Halaman
12
Penulis: Lutfi Ahmad Mauludin
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved