Breaking News:

Koperasi Swarna Seknas Sejahtera Disebut Tampung Duit Pungli Bantuan UMKM Rp 2,4 Juta

Nama Koperasi Swarna Seknas Sejahtera disebut-sebut sebagai koperasi yang menampung uang pungutan liar

Ilustrasi Pungli, Koperasi Swarna Seknas Sejahtera Disebut Tampung Duit Pungli Bantuan UMKM Rp 2,4 Juta 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mega Nugraha

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Nama Koperasi Swarna Seknas Sejahtera disebut-sebut sebagai koperasi yang menampung uang pungutan liar (Pungli) dari para pelaku UMKM yang mendapatkan bantuan dari Kemenkop dan UMKM senilai Rp 2,4 juta.

Kepala Bidang Data dan Informasi Saber Pungli Jabar, Yudi Ahadiat menerangkan, pihaknya menerima pengaduan dari masyarakat ihwal pengaduan masyarakat tentang adanya potongan dana oleh sejumlah pihak ke penerima bantuan senilai Rp 2,4 juta.

Setelah diselidiki, ternyata memang ada. Pungutan dilakukan oleh sejumlah pihak yang mengaku sebagai koordinator lapangan dari Koperasi Swarna Seknas Sejahtera.

"Kasus ini sudah dilimpahkan ke Polda Jabar untuk diproses hukum. Nanti oleh penyidik akan didalami," ucap Yudi saat dihubungi via ponselnya, Selasa (16/2/2021).

Baca juga: Ribuan Warga Mande Cianjur Giliran Selama Dua Hari Antre Bantuan Sosial Tunai Rp 300 Ribu

Ia menerangkan, kasus itu terjadi pada Agustus 2020 setelah para penerima UMKM mendapat bantuan Rp 2,4 juta. Para penerima yang mendapat bantuan kemudian dipotong terjadi di Kecamatan Cicalengka, Nagreg, Rancabali, Banjaran, Cikancung, Soreang dan Cimaung.

"Para pelaku UMKM ini didatangi orang mengatasnamakan sub korlap Koperasi Swarna Seknas Sejahtera,  mendata untuk mendapatkan bantuan UMKM. Namun, setelah mendapat bantuan diwajibkan menyetorkan atau dipotong setiap penerimar Rp 600 ribu sampai Rp 1,2 juta," ujar Yudi.

Kemudian, setelah penerima mendapat bantuan, mereka didatangi pria mengaku koordinator lapangan desa dari koperasi untuk meminta uang tersebut. .

"Selanjutnya uang yanf diterima oleh subkorlap desa, menyerahkan ke korlap kecamatan, dan hingga ke pusat. Yang telah menyerahkan uang  diberi kartu dan kaos. Iming-imingnya nanti dapat bantuan lagi setelah dipotong," ucap dia.

Ia menyebut salah satu contoh di Kecamatan Cicalengka. Disana, ada 650 pemohon namun yang mendapat bantuan sebanyak 446 pemohon.

Baca juga: Mau Nonton Ikatan Cinta di RCTI Nanti Malam 16 Februari 2021? Ini Sinopsis Episode Malam Ini

"Namun yang setor ada 416 orang penerima bantuan. Setiap koordinator lapangan ini memotong Rp 600 ribu sehingga terkumpul Rp 249,6 juta. Selanjutnya sebesar Rp 116,4 juta diserahkan untuk korlap. Sedangkan 83.200.000.digunakan unt kebutuhan JS sub Korlap Cicalengka," ujar dia.

Lalu di Kecamatan Nagreg ada 165 pemohon   dan dari Rp 2,4 juta dipotong Rp 1 juta per pemohon sehingga terkumpul Rp 165 juta.
Uang diserahkan ke korlap Jabar dari koperasi. Dan Rp 66 juta diserahkan ke korlap lainnya.

Adapun dari 10 kecamatan yang mendapat bantuan sebanyak 1,405 pemohon dan penerima bantuan, setelah mendapat uang langsung dipotong.

"Total uang yg terkumpul Rp 804 juta dengan rincian Rp 562 juta disetor ke Koperasi Swarna Seknas Sejahtera. Rp 242 juta diserahkan ke sejumlah pihak. Kasusnya sudah kami limpahkan ke Polda Jabar," ucap dia.

Penulis: Mega Nugraha
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved