Tersesat di Hutan Gunung Putri

Sopir Mobil Avanza Sempat Sholat Magrib, Ini yang Dilihatnya Sebelum Tersesat di Hutan Gunung Putri

Tujuh warga tersesat di kawasan hutan Gunung Putri saat menuju Tasikmalaya, Jumat (12/1/2021), pukul 23.00 WIB.

Penulis: Fidya Alifa Puspafirdausi | Editor: Yongky Yulius
istimewa
mobil tersesat di hutan Gunung Putri 

TRIBUNJABAR.ID - Tujuh warga tersesat di kawasan hutan Gunung Putri saat menuju Tasikmalaya, Jumat (12/1/2021), pukul 23.00 WIB.

Mereka yang merupakan warga Tasikmalaya itu pergi menggunakan mobil Avanza.

Selama tiga jam keluarga tersebut tersesat di Gunung Putri, Desa Maniis, Kecamatan Cingambul, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat.

Baca juga: Detik-detik Mobil Tersesat di Hutan Gunung Putri, Sopir Lihat Jurang Lalu Belok Kiri, Jalan Mulus

Baca juga: Ini Penyebab Mobil Tersesat di Majalengka, Masuk ke Kawasan Hutan Gunung Putri Sejauh 5 Km

Mobil tersebut dikemudikan Enjang Emron (49).

Sebelum tersesat di tengah hutan, penumpang mobil itu sempat beristirahat di sekitar lokasi.

Kepala Dusun I Desa Maniis, Asep Saepul Rohman, mengatakan rombongan itu berhenti untuk melaksanakan sholat Magrib.

Sopir tidak menggunakan peta biasa maupun peta digital seperti Google Maps.

"Ia berhenti sebentar untuk sholat Magrib. Akhirnya ia berangkat lagi dan tidak menggunakan Google Maps. Ia berangkat lagi sekitar pukul 19.00 WIB," ujar Asep, Minggu (14/2/2021), dikutip dari Kompas.com.

Asep mengatakan sopir mengalami kejadian aneh saat melanjutkan perjalanan.

Saat itu hutan tertutup kabut tebal karena lokasi sempat diguyur hujan.

Hujan Deras dan Kabut Tebal, Avanza Berpenumpang 7 Orang Tersesat Masuk Hutan, Ini Para Korban
Hujan Deras dan Kabut Tebal, Avanza Berpenumpang 7 Orang Tersesat Masuk Hutan, Ini Para Korban (istimewa)

Kronologi Tersesat

Asep menjelaskan sopir melihat jurang. Ia kemudian tersesat setelah menghindari jurang tersebut.

"Di depannya ia melihat jurang. Akhirnya ia belok kiri, sebab jalan tersebut bagus dan banyak lampu-lampu," ujar Asep.

Asep menjelaskan, sebenarnya jurang yang dilihat sang sopir adalah jalan menuju Tasikmalaya, yang sejak awal dituju mobil berisi tujuh orang anggota keluarga tersebut.

Jalan tersebut, menurut Asep, adalah jalan alternatif menuju Tasikmalaya.

"Memang kalau dia lurus itu bisa ke Tasikmalaya. Mungkin karena ia lelah atau apa, akhirnya ia melihat jurang di depannya. Dia waktu itu belok kiri. Dia juga tidak terasa kalau jalan dilaluinya itu semak-semak dan penuh batu," kata Asep.

Asep mengatakan, mobil yang berisi 7 orang tersebut baru menyadari tersesat ketika salah satu ban mobil bocor.

Saat ban mobil tersebut bocor, menurut Asep, sang sopir mulai sadar bahwa ia dan rombongannya tersesat di tengah hutan Gunung Putri.

Mobil yang tersesat di Hutan Gunung Putri, Majalengka, saat ditemukan, Sabtu (13/2/2021) dini hari.
Mobil yang tersesat di Hutan Gunung Putri, Majalengka, saat ditemukan, Sabtu (13/2/2021) dini hari. (Istimewa)

"Akhirnya sang sopir mengabari temannya yang ada di Majalengka dan sekitarnya kalau ia tersesat.

Beruntung warga mengetahui, akhirnya berhasil dievakuasi," kata Asep.

Menurut Asep, di lokasi tersebut memang sering terjadi kendaraan yang tersesat dan kecelakaan.

"Intinya harus banyak-banyakin doa lah (istighfar). Kalau misalnya mesin rem sudah panas, mending perjalanan dihentikan dan juga hati-hati," kata dia.

Kini, mobil yang berisi satu keluarga asal Tasikmalaya tersebut berhasil dievakuasi warga dan kepolisian.

Proses penyelamatan mobil berlangsung dramatis, sebab medannya sulit, penuh semak-semak dan batu.

Pihak Polres Majalengka mengungkapkan, saat mobil tersesat, kondisi hutan penuh kabut tebal.

Selain itu cuaca sedang hujan, sehingga menyulitkan sang sopir mengendarai mobil.

"Akibatnya itu kabut tebal dan hujan yang cukup deras. Kemudian juga sang pengemudi belum mengenal jalan," kata Kepala Urusan Sub Bagian Humas Polres Majalengka, Aipda Riyana, kepada Kompas.com, Sabtu (13/2/2021).

Riyana mengatakan, mobil tersebut tersesat di hutan selama 3 jam.

Penumpang Berhasil Dievakuasi

Ada tujuh warga Tasikmalaya di mobil tersebut.

Kapolres Majalengka, AKBP Syamsul Huda melalui Kapolsek Cingambul, AKP Udin Saepudin, mengatakan mobil tersebut tersesat sejauh 5 kilometer dari jalan raya.

Diketahui, peristiwa itu terjadi di jalan menuju hutan Gunung Putri, Blok Maniis Tonggoh, Desa Maniis.

"Setelah mendapat laporan, tiga anggota kami dan dibantu seorang warga melakukan pencarian tujuh warga yang tersesat menuju hutan Gunung Putri akibat kabut tebal dan hujan yang cukup deras. Pengemudi diduga belum mengenal kondisi jalan," ujar Udin saat dikonfirmasi, Minggu (14/2/2021).

Saat jalan berkabut, sopir malah mengarahkan mobil minibus bernomor polisi Z 1167 LD masuk ke dalam hutan.

Keluarga tersebut berhasil diselamatkan anggota Polsek Cingambul bersama warga sekitar.

mobil tersesat di Hutan Gunung Putri, Majalengka.
mobil tersesat di Hutan Gunung Putri, Majalengka. (istimewa)

Mobil tersebut dikemudikan oleh Enjang Imron (49), warga Jalan Panunggal, Kampung Ciawi, Kelurahan Cipedes, Kecamatan Cipedes, Kota Tasikmalaya.

Kemudian, enam penumpang antara lain, Makmur (82), warga Cilangge, Kelurahan Karikil, Kecamatan Kawalu, Kota Tasikmalaya; Aen (75), warga Kelurahan Panyingkiran, Kecamatan Indihiang Tasikmalaya; dan Rukoyah (70), warga Mangkubumi, Tasikmalaya.

Selain itu ada Deuis (50), warga Mangkubumi, Tasikmalaya dan Ade Suhartini (45), warga Kelurahan Panyingkiran, Kecamatan Indihiang, Tasikmalaya.

Kapolsek menambahkan, anggota Polsek Cingambul yang turun ke lokasi kejadian adalah Aipda Ii Kustianto, Aipda Hadi Riyanto, dan Bripka Yanuar.

"Mereka melakukan pencarian dengan dibantu oleh seorang warga sekitar menyusuri jalan yang diduga jalur dilewati oleh kendaraan yang tersesat," ucapnya.

Dikatakan Kapolsek, pencarian para penumpang mobil tersebut dilakukan berjalan kaki karena jalan tersebut tertutup longsor di beberapa titik.

Akhirnya, kendaraan dapat ditemukan pada Sabtu (13/2/2021) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB.

"Kemudian, semua penumpang dan pengemudi dievakuasi menuju rumah warga dalam keadaan selamat dengan dibantu warga," ujar dia.

Kapolsek mengatakan, para korban sudah kembali ke tempat asalnya di Tasikmalaya.

Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved