Breaking News:

Vaksin untuk Pelayan Publik Belum Ada, Cianjur Baru Terima Vaksin 10 Ribu Dosis untuk Nakes

Vaksin tahap kedua untuk pelayan publik belum ada namun 10 ribu dosis vaksin telah tiba di Cianjur dipergunakan untuk tenaga kesehatan (nakes)

ISTIMEWA
ilustrasi vaksin Covid-19- Vaksin tahap kedua untuk pelayan publik belum ada namun 10 ribu dosis vaksin telah tiba di Cianjur dipergunakan untuk tenaga kesehatan (nakes) 

TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR - Juru bicara Satgas covid-19 Cianjur dr Yusman Faisal mengatakan, vaksin tahap kedua untuk pelayan publik belum ada. Kendati demikian pihaknya mengatakan, 10 ribu dosis vaksin yang telah tiba di Cianjur dipergunakan untuk 4.685 tenaga kesehatan dengan dua kali penyuntikan.

Vaksin disebar ke tiga rumah sakit dan 47 Puskesmas yang sebelumnya dilakukan screening apakah tenaga kesehatan yang divaksin mempunyai penyakit penyerta atau tidak.

"Kalau vaksin untuk pelayan publik belum ada, nanti seperti tenaga kesehatan dilakukan dulu seleksi screening apakah calon yang akan divaksinasi mempunyai penyakit penyerta atau tidak," ujar Yusman melalui sambungan telepon.

Baca juga: Bandung Tidak Kekurangan Vaksin Covid-19, Tapi Minta Tambahan 10 Ribu Dosis, Ini Kata Kadinkes

Yusman mengatakan sasaran pertama vaksin adalah 4.685 tenaga kesehatan dan semua mengisi goggle form.

Rencananya tenaga kesehatan yang divaksin pertama di antaranya 372 dokter, perawat 1.776, dokter gigi 34, bidan nakes 107, kesling 55, tenaga gizi 81, dan farmasi 432.

"Target semua diharapkan selesai vaksinasi sampai April," katanya.

Baca juga: Ular Besar di Jakarta Belum Ditemukan, Pawang Ular Ini Justru Lepas 30 King Kobra, Ini Alasannya

Sementara itu, setelah melaksanakan vaksinasi tahap pertama beberapa waktu lalu, Plt Bupati Cianjur, H. Herman Suherman mengaku, tidak merasakan efek samping apapun.

"Saya setelah di vaksin pertama alhamdulillah tidak merasakan apa-apa normal seperti biasa, dan khusunya juga kepada masyarakat Cianjur saya sampaikan bahwa vaksin ini aman halal dan ini insya allah bisa meningkatkan imun kita dan juga bisa menghindari kita dari Covid -19 ini," kata Plt saat melaksanakan Vaksinasi tahap kedua di Halaman depan Pendopo Cianjur akhir pekan kemarin.

Plt mengimbau, kepada semua masyarakat Kabupaten Cianjur agar tidak membaca informasi bohong terkait dengan vaksinasi.

Baca juga: Penduduk Ketakutan Tanggul Jebol, Ada Beko Tidak Digunakan, Kesal, Warga Tambal Tanggul Pakai Tangan

"Tentunya saya juga berharap kepada masyarakat Cianjur, jangan termakan informasi-informasi yang tidak baik krena saya merasakan vaksin ini aman," katanya.

Sementara itu dalam pelaksanaan PPKM skala mikro, operasi yustisi terus digelar tim gabungan baik di perbatasan Sukabumi,  perbatasan Kabupaten Bandung Barat, dan perbatasan Kabupaten Bogor.

Puluhan pengendara banyak yang masih terjaring karena banyak yang tak memakai masker setiap harinya.

Tim gabungan terus melakukan sosialisasi Peraturan Bupati No 6 Tahun 2021 tentang denda jika tak memakai masker kepada warga yang beraktivitas di luar ruangan dan di ruang publik.

Penulis: Ferri Amiril Mukminin
Editor: Siti Fatimah
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved