Breaking News:

Nekat Tak Bawa Surat Hasil Tes Covid-19, 300 Kendaraan yang Masuk Kabupaten Bandung Diputar Balik

Saat libur Imlek 2021 ini sebanyak 300 kendaraan yang masuk kabupaten Bandung harus putar balik karena tak bawa surat hasil tes Covid-19

lutfi ahmad mauludin/tribun jabar
ilustrasi - Kendaraan diputar balikan dan diarahkan. Saat libur Imlek 2021 ini sebanyak 300 kendaraan yang masuk kabupaten Bandung harus putar balik karena tak bawa surat hasil tes Covid-19 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG- Di hari pertama libur panjang Imlek, Jumat (12/2/2021) terdapat sekitar 300 kendaraan yang diputar balikkan saat masuk Kabupaten Bandung.

Pemutar balikan kendaraan tersebut, dilakukan oleh jajaran Polresta Bandung saat menggelar oprasi yustisi stasioner.

MenurutvKapolresta Bandung, Kombes Pol Hendra Kurniawan, melalui Kasatlantas Polresta Bandung, Kompol Erik Bangun Prakasa, penyekatan tersebut dilakukan selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro di Kabupaten Bandung. 

Baca juga: Link Live Streaming RCTI Ikatan Cinta Malam Ini, Al Bersedia Serahkan Diri ke Polisi, Andin Rela?

"Penyekatan dilakukan di Simpang 4 Tol Soreang, Pos Lantas Tangguh Simpang Cileunyi dan Pos Lantas Tangguh Simpang 3 Kersen Bojongsoang," ujar Erik, melalui pesan singkat.

Erik mengatakan, hari pertama libur panjang Imlek, pihaknya sudah memutar balikan kendaraan roda empat ke daerah asalnya, sekitar sebanyak,  300 kendaraan.

"Itu di tiga titik penyekatan, jumlah kendaraan yang diputar balikan ada sekitar 300rap kendaraan," Kata Erik.

Baca juga: VIDEO Libur Imlek, Pantai Citepus Palabuhanratu Sepi Pengunjung

Kendaraan yang diputarbalikan, Kata Erik, adalah para pengendara yang datang dari luar Kabupaten Bandung atau Kota Bandung karena tidak bisa nenunjukan hasil swab PCR atau rapid test antigen. 

Selain itu, pihaknya juga melakukan rapid tes anti gen di pos tangguh tersebut, secara acak.

"Kalau untuk 100 orang yang di rapid tes antigen hari ini dari tiga lokasi, alhamdulilah semuanya non reaktif," ujarnya.

Baca juga: TRAGEDI KELUARGA, Perempuan Dibunuh Suami Siri yang Pengangguran Gara-gara Perempuan Lain

Erik mengungkapkan, untuk mengantisipisi timbulnya klaster baru covid-19 pada masa PPKM Mikro dan libur panjang tahun baru imlek, Satlantas Polresta Bandung akan lebih perketat pengawasan protokol kesehatan.

"Kami juga memberikan imbauan 5M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, serta mengurangi mobilitas)," tuturnya.

Erik menjelaskan, saat ini kan PPKM Mikro berbarengan dengan libur panjang Imlek, diimbau kepada seluruh masyarakat dari luar kota untuk tidak berlibur.

"Kalau memang memaksa ingin berlibur, mereka harus bisa menunjukan hasil swab. Kalau tidak,  kami sudah sediakan (rapid antigen) gratis, kalau masih tidak mau juga silahkan putar balik," ucapnya.

Penulis: Lutfi Ahmad Mauludin
Editor: Siti Fatimah
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved