Breaking News:

Banjir di Karawang

Air Surut, Warga Bersihkan Rumah dari Lumpur dan Sampah, "Tiap Tahun Dihantui Banjir"

Batas ketinggian banjir masih menempel di tembok-tembok rumah warga di Desa Karangligar, Kecamatan Telukjambe Barat, Karawang.

Tribun Jabar
Sejumlah warga di Desa Karangligar, Kecamatan Telukjambe Barat, Karawang, membersihkan rumah mereka dari sisa banjir seperti lumpur, sampah, dan material lain, Kamis (11/2/2021). 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id, Karawang, Cikwan Suwandi

TRIBUNJABAR.ID, KARAWANG - Banjir memang telah surut, tetapi lelah pengungsi belum surut. Air yang masuk ke rumah mereka juga membawa lumpur dan material lain yang harus dibersihkan.

Hanya mampu membersihkan lumpur dan sampah, itulah yang bisa mereka lakukan untuk memiliki rasa nyaman tinggal dari rumah. Mereka berharap, banjir tak lagi datang.

Batas ketinggian banjir masih menempel di tembok-tembok rumah warga di Desa Karangligar, Kecamatan Telukjambe Barat, Karawang.

BREAKING NEWS, Pengungsi Korban Banjir di Indramayu Terpaksa Mengemis di Jalur Pantura, untuk Makan

UPDATE Banjir di Indramayu, Jumlah Pengungsi Sudah Mencapai 78.912 Jiwa

Bahkan bau rumah mereka sudah tak karuan, entah apa yang dibawa oleh banjir, pasti tak hanya lumpur.

Sore itu Rukiyah (56) tengah mengepel lantai. Ia mengaku belum beristirahat sejak banjir meninggalkan rumahnya.

Rukiyah ingin rumahnya cepat bersih dan segera menempati rumah.

"Pengen langsung tidur di rumah," ujar Rukiyah kepada Tribun Jabar, Kamis (11/2/2021).

Tak hanya rumah, sejumlah alat masak pun cepat ia bersihkan. Air sisa genangan banjir dimanfaatkan warga untuk membersihkan sejumlah perkakas dapur.

Semua warga yang terdampak banjir di Desa Karangligar melakukan hal serupa seperti Rukiyah.

Mereka ingin cepat mempernyaman tempat tinggalnya walau hanya sebatas menyingkirkan lumpur-lumpur dari lantai.

Rukiyah mengakui, hampir setiap tahun banjir menghantui kampungnya. Desa Karangligar menjadi daerah paling rawan banjir sejak tahun 2007 di Karawang.

Banjir di Karangligar, kata Rukiyah, bisa mencapai belasan kali dalam satu tahun ketika musim penghujan meluberkan Sungai Cibeet.

Pengungsi banjir disejumlah daerah di Karawang terpaksa ada yang tidur di kolong kereta
Pengungsi banjir disejumlah daerah di Karawang terpaksa ada yang tidur di kolong kereta ()

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karawang akan segera menerjunkan relawan dan petugas untuk membantu penanganan pascabanjir.

"Ada suplai air bersih, fogging, bahkan ada juga yang membantu untuk membersihkan rumah warga," kata Kepala BPBD Karawang, Yasin Nasrudin. (*)

Penulis: Cikwan Suwandi
Editor: Hermawan Aksan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved