Pendidikan

Guru-guru di Bandung Jabar Jangan Kaget, Besaran Dana BOS 2021 Antardaerah Beda, Ada yang Lebih Gede

Guru-guru di Bandung dan daerah lain di Jabar jangan kaget. Dana BOS 2021 sekolah bisa beda-beda, ada yang tiga kali lipat lebih besar.

Editor: Kisdiantoro
Istimewa
ILUSTRASI -- Kepala Sekolah SMAN 1 Cikakak, Didin Jamaludin. Guru-guru di Bandung dan daerah lain di Jabar jangan kaget. Dana BOS 2021 sekolah bisa beda-beda, ada yang tiga kali lipat lebih besar. 

TRIBUNJABAR.ID - Guru-guru atau tenaga pendidikan di Kota Bandung atau daerah lain di Jawa Barat wajib tahu kebijakan baru soal besaran Dana Bantuan Opersional Sekolah (BOS).

Bila sekolah di antar daerah di Jawa Barat menerima besaran BOS yang berbeda, jangan kaget.

Sebab Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) membuat kebijakan baru soal dana BOS di tahun 2021.

Ini Penentu Siswa Naik Kelas dan Lulus Sekolah di Masa Pandemi Covid-19, Nadiem Keluarkan SE

Warga Cibeureum Cianjur Geger, Pria Paruh Baya Bermain Air di Sawah, Keesokannya Tak Bergerak

Berkicau tentang Meninggalnya Ustaz Maaher, Penyidik KPK Novel Baswedan Akan Berurusan dengan Polisi

Di tahun 2021, besaran BOS antardaerah tidak akan sama. Ada yang menerima sesuai jumlah siswa di tiap sekolah, ada yang menerima dua kali lipat, bahkan samapi tiga kali lipat.

Bahkan akan ada daerah yang siswanya kuran dari 60 orang, akan tetap dihitung 60 orang.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ( Mendikbud) Nadiem Makarim mengatakan, mulai tahun 2021 besaran Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Reguler antardaerah tidak akan lagi sama.

Besarnya Dana BOS, jelas Nadiem, akan menyesuaikan sejumlah faktor penentu yang sesuai dengan kondisi masing-masing daerah guna mendukung percepatan pendidikan di sekolah-sekolah di daerah terluar, terdepan, dan tertinggal (3T).

“Penyesuaian besaran Dana BOS Reguler dilakukan demi mendukung percepatan pendidikan di sekolah-sekolah yang berada di daerah terluar, terdepan, dan tertinggal," papar Nadiem saat berdiskusi dengan warga sekolah di Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) Kabupaten Sorong, seperti dilansir laman Kemendikbud, Kamis (11/2/2021).

Menteri Nadiem Makarim umumkan program relawan mahasiswa mengajar di rumah.
Menteri Nadiem Makarim umumkan program relawan mahasiswa mengajar di rumah. (Istimewa/Humas Kemendikbud)

Ia menjelaskan, Dana BOS bakal dihitung berdasarkan jumlah siswa dikalikan satuan biaya yang ditetapkan Kemendikbud. Meski begitu, ada pengecualian bagi sekolah di daerah 3T.

“Bagi sekolah di daerah 3T, meskipun siswanya kurang dari 60 orang, jumlah siswa tetap dihitung 60 orang,” imbuh dia.

Dengan adanya regulasi baru tersebut, kata Nadiem, Kabupaten Sorong dipastikan bakal mendapatkan kenaikan Dana BOS Reguler lebih dari 30 persen.

Kabupaten Intan Jaya di Provinsi Papua, misalnya, juga akan menerima kenaikan tiga kali dari yang didapatkan pada tahun lalu.

"Dana BOS Reguler di daerah 3T akan lebih besar dari daerah lain.

Paling tinggi, ada yang mendapat tiga kali dari yang didapatkan pada tahun 2020. Kebijakan ini diambil sebagai salah satu upaya pemerataan pendidikan," ujarnya.

Halaman
12
Sumber: Kompas
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved