Breaking News:

20 Pengacara Bantu Syam Permana, Pencipta Lagu yang Kini Jadi Pemulung, Agar Mendapat Haknya

Sebanyak 20 pengacara akan mendamping Syam Permana pencipta puluhan lagu dangdut yang dipopulerkan sejumlah artis terkenal

Penulis: Fauzi Noviandi | Editor: Seli Andina Miranti
tribunjabar/fauzi noviandi
Syam Permana, Lagunya Dinyanyikan Ine Sinthya hingga Inul Daratista, Hidup Nestapa Jadi Pemulung 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id, Kota Sukabumi, Fauzi Noviandi.

TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI - Sebanyak 20 pengacara akan mendamping Syam Permana pencipta puluhan lagu dangdut yang dipopulerkan sejumlah artis terkenal di seperti Inul Daratista, Ine Sintia dan Imas S Arifin untuk mendapatkan haknya sebagai penulis lagu.

Sang pencipta lagu di era tahun 80-an tersebut kini tinggal di Kampung Babakan Jawa RT42/18 Desa Sukaresmi, Kecamatan Cisaat Kabupaten Sukabumi yang hidup serba keterbatasan.

Tim kuasa hukum, Anggi Triana Ismail, menjelaskan, berdasarkan Undang - Undang nomer 28 tahun 2014 tentang hak cipta, pasal 7 Syam Permana memiliki hak ekslusif terkait penciptaan atau karyanya.

SIAP-SIAP, Selasa ini Ada Wilayah yang Mati Lampu 7 Jam, Berikut Wilayah Terkena Pemadaman Listrik

"Sehingga sejumlah personal atau badan usaha yang berkepentingannya mengkomersilkan karya ciptaan Syam Permana tidak hanya sekedar izin saja, namun harus membagi royalti," katanya saat dihubungi melalui sambungan telepon, Senin (8/2/2021).

Namun sejauh ini lanjut dia, dalam beberapa fakta yang ditemukan sejumlah personal atau perusahan yang mengkomersilakan cipataan Syam Permana, tidak ditemukan adanya izin ke pada beliau.

"Terkait ciptaan beliau yang dijual denan sebutan jual, istilah tersebut sebenarnya tidak ada. Hal itu merupakan startegi dari perusahan tempat produksi musik. Jadi intinya mereka harus meminta izin kepada pencipta, itu pun harus dilakukan dihadapan notaris dengan sejumlah perjanjian," jelasnya.

Selain itu, Anggi mengaku, telah menemukan surat perjanjian antara Syam Permana dengan sebuah perusahan dan Yayasan, adanya perbuatan sengaja untuk tidak memberikan royalti kepada beliau.

"Dari perjanjian dengan Yayasan dan perusahan tersebut, Syam Permana hanya diberikan sejumlah uang sebesar Rp 800 ribu per dua bulan dalam satu tahun. Padahal hak yang dimaskud dalam Undang - Undang itu melekat dalam kepada pencipta selam 70 tahun," jelasnya.

Dirinya menambahkan, pihaknya hingga saat ini dengan 20 pengacara tengah mengumpulkan sejumlah bukti-bukti kuat untuk memenuhi hak yang seharusnya didapatkan Syam Permana.

Bayern Munchen ke Final Piala Dunia Antarklub 2020, Menyisihkan Al Ahly, Robert Lewandowski Gemilang

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved