Curah Hujan Tinggi, 4 Desa di Majalengka Terendam Banjir, Warga Diminta Waspada
Hujan yang mengguyur di Kabupaten Majalengka, Minggu (7/2/2021) mengakibatkan disejumlah desa di dua kecamatan terendan banjir
Penulis: Eki Yulianto | Editor: Siti Fatimah
TRIBUNCIREBON, MAJALENGKA- Hujan yang terus mengguyur hampir di seluruh wilayah di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat pada Minggu (7/2/2021) mengakibatkan disejumlah desa di dua kecamatan terendam banjir.
Informasi yang diterima, banjir diketahui melanda Kecamatan Jatitujuh maupun Kertajati.
Hal itu dibenarkan oleh Kasi Kedaruratan BPBD Majalengka, Reza Permana, Minggu (7/2/2021).
• PPKM Mkiro di Jabar, Rencana Berlaku Mulai 9 Februari 2021, Tidak Hanya di Bodebek dan Bandung Raya
"Dapat kami informasikan bahwa banjir di wilayah majalengka terjadi di beberapa titik khususnya di kecamatan Kertajati dan Jatitujuh akibat intensitas hujan yang tinggi dan lama," ujar Reza saat dihubungi Tribun.
Reza menjelaskan, banjir yang diakibatkan oleh tingginya curah hujan yang mengguyur sejak minggu dinihari itu membuat sejumlah desa di dua kecamatan tersebut terendam banjir.
Disampaikannya, di Kecamatan Kertajati sendiri banjir terjadi di Desa Mekarjaya dengan ketinggian air mencapai 60 sentimeter dan Desa Bantarjati dengan ketinggian 30 sentimeter.
• Dada Rosada Eks Walkot Bandung dan Puluhan Napi Sukamiskin Terpapar Covid, Begini Kondisinya
"Kertajati ada dua desa yang terdampak, Mekarjaya dan Bantarjati dengan ketinggian berbeda. Disebabkan luapan air dari Situ Cijingga karena curah hujan tinggi, ada pemukiman warga juga yang ikut terendam," ucapnya.
Selain di Kecamatan Kertajati, banjir juga terjadi di Kecamatan Jatitujuh.
Disana terdapat juga ada dua desa yang tergenang air, yakni Desa Biyawak dan Desa Sukamulya.
• Mamah Muda Tetipu Pria, Kenalan Lewat Facebook, Motor, Perhiasan, dan HP Dibawa Kabur, Ini Modusnya
"Di Desa Biyawak jalan raya Jatitujuh-Kadipaten tergenang air setinggi 20 sentimeter. Kemudian di Desa Sukamulya area persawahan dan pemukiman terendam air, ketinggian 15 sentimeter," jelas dia.
Pihaknya kini, tengah melakukan evakuasi sejumlah kendaraan bermotor yang terjebak akibat memaksa menerobos.
"Banjir di Jatitujuh akibat meluapnya Sungai Ciduet. Kita telah melakukan evakuasi kendaraan bermotor yang terjebak dan tidak bisa melintas akibat banjir tersebut," katanya.
• VIDEO Harga Sawi Anjlok, Petani Di Kota Sukabumi Mengalami Kerugian Hingga Jutaan
Reza pun mengimbau masyarakat Kabupaten Majalengka untuk waspada akan potensi banjir mengingat saat curah hujan tinggi yang saat ini terjadi.
"Masyarakat diimbau waspada bencana alam, saat ini curah hujan cukup tinggi. Kalau ada kejadian apapun segera lapor ke pihak terkait," pungkasnya dia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/banjir-di-kertajaya-majalengka.jpg)