Sabtu, 2 Mei 2026

Tahu Latar Belakang Korban, Tak Ada Warga yang ''Cengkat'' saat Kimel Dikeroyok, Ditemukan Tewas

Orang-orang enggan melihat, dan tak ada rasa ingin tahu, karena mengetahui latar belakang Kimel.

Tayang:
tribunjabar/lutfi ahmad mauludin
Para Pembunuh Adang Suganda Diciduk, Korban Alami 50 Luka Tusukan, Motifnya Ternyata Seperti Ini 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Lutfi Ahmad Mauludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Adang Suganda alias Kimel (28), terkapar tak berdaya dengan 50 luka tusukan di sekujur tubuhnya, tepat depan rumah Satiman (37) yang berada di Kampung Babakan Nugraha, Desa Cangkuang Kulon, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung.

Menurut Timan, sebelum menemukan Kimel terkapar di depan rumahnya, ia sedang memancing di kolam pemancingan.

Jarak rumah Timan dan kolam pemancingan, sekitar 50 meter.

"Saat saya lagi mancing, Kimel sempat ke pemancingan bolak balik," kata Timan, saat ditemui, di rumahnya, Senin (1/2/2021).

Update Transfer AC Milan, Rossoneri Boyong Pemain Berusia 17 Tahun dan Bidik Pemain Real Madrid

Sebelum kejadian, kata Tiaman, korban, lebih dari 5 kali bolak balik ke pemancingan.

"Awalnya mungkin jam  7 malam,  masuk bawa rokok 3 bungkus, tapi isinya cuman beberapa batang dan rokoknya berbeda-beda," kata Timan.

Timan mengungkapkan, korban nawarin rokok ke orang-orang yang ada di pamancingan tersebut.

"Saat kembali ke pemancingan dia celingak celinguk, kaya cari sesuatu. Makanya sesaat sebelum kejadian, orang yang lagi mancing ada yang bilang si Kimel kaya yang mau ribut," ucapnya.

Tak lama dari itu, menurut Timan, terdengar gedebag gedubuk, tapi yang mancing anteng gak ada yang lari untuk melihat.

Daftar Harga Hape iPhone Terbaru Februari 2021, Harga iPhone 12 Mini Berapa?

"Yang mancing pada anteng karena sudah tahu (latar belakang) si Kimel. Gak ada yang cengkat (berdiri) sebab gak mau kebawa-bawa, biarin aja," ucap dia.

Timan memaparkan, biasanya kan penasaran kalau ada suara gedebak gedebuk, atau suara apa kalau lagi jalan, tapi ini enggak karena memang tahu Kimel seperti apa dan kerap bikin keributan.

"Nyangkanya paling berkelahi biasa, gak pakai apa-apa, gak sampai menggunakan senjata tajam dan menimbulkan korban kaya gini. Tahu ada yang ngejar tapi gak tau siapa yang dikejar, dan sama berapa orang," tuturnya.

Memang kata Timan, saat kejadian masih dikejar hingga masuk gang, tapi tak tahu berapa orang yang mengejar karena dia tak melihat.

Orang-orang enggan melihat, dan tak ada rasa ingin tahu, karena mengetahui latar belakang Kimel.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved