Heboh Pulau Lantigiang di Sulawesi Selatan Dijual Rp 900 Juta, Begini Keindahan dan Daya Tariknya

Baru-baru ini, nama Pulau Lantigiang di Sulawesi Selatan banyak diperbincangkan publik karena dijual harga Rp 900 juta, bergini daya tarik dan keindah

Editor: Hilda Rubiah
Dokumentasi Asri(KOMPAS.com/NURWAHIDAH)
Suasana keindahan Pulau Lantigiang, Kecamatan Takabonerate, Sulawesi Selatan. 

TRIBUNJABAR.ID - Belakangan ini publik kembali dihebohkan dengan isu jual beli pulau di Indonesia.

Baru-baru ini, nama Pulau Lantigiang pun banyak diperbincangkan publik. 

Pasalnya, pulau tak berpenghuni di Sulawesi Selatan itu dijual harga Rp 900 juta

Dari hasil pemeriksaan terhadap beberapa saksi, diketahui bahwa Pulau Lantigiang dijual oleh Syamsu Alam kepada Asdianti sebagai pembeli. 

"Kami telah memeriksa tujuh saksi termasuk Kepala Dusun Jinato Asryad.

Masih ada saksi yang belum diinterogasi, seperti Kepala Desa Jinato Abdullah dan Sekdes Jinato Rustam," kata Paur Humas Polres Selayar Aipda Hasan. 

Sosok Marco Panari, Adik Angela Gilsha yang Meninggal, Lawan Main Dylan Carr di Dia Bukan Menusia

Aurel-Atta Halilintar Sempat Diisukan Putus, Kini Barengan Lagi, Azriel: Bersatu di Pulau Dewata

Pihak penjual bahkan telah menerima DP sebesar Rp 10 juta.

Lantas, seperti apa Pulau Lantigiang itu?

Satu sudut Pantai Lantiang, Sulawesi Selatan. Pulau Lantigiang dijual Rp 900 juta, namun baru dibayar panjar Rp 10 juta. Saat ini kasus penjualan Pulau Lantigiang ditangani polisi.
Satu sudut Pantai Lantiang, Sulawesi Selatan. Pulau Lantigiang dijual Rp 900 juta, namun baru dibayar panjar Rp 10 juta. Saat ini kasus penjualan Pulau Lantigiang ditangani polisi. (KOMPAS.COM/GOOGLE MAP)

Tentang Pulau Lantigiang Secara administratif, Pulau Lantigiang masuk ke dalam wilayah Desa Jinato, Kecamatan Takabonerate, Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan

Tak hanya itu, pulau ini juga termasuk dalam kawasan Taman Nasional Taka Bonerate, yaitu kawasan pelestarian alam dengan ekosistem yang masih asli dan terjaga. 

Status Taka Bonerate sebagai taman nasional itu berdasarkan SK Menteri Kehutanan No 280/KPTS-II/1992 dengan luas 530.765 hektar. 

Melansir laman Taman Nasional Taka Bonerate, Pulau Lantigiang memiliki luas sekitar 10 hektar dan tak berpenghuni.

Hanya memerlukan waktu 15-30 menit untuk mengelilingi seluruh pulau itu.

Ketahuan Bareng Lagi, Foto BCL dan Ariel NOAH Bikin Penasaran, Penggemar Singgung Agnez Mo

Dentuman Misterius di Sukabumi, BMKG Beri Penjelasan Adanya Anomali Gelombang Seismik

Keindahan dan Daya Tarik Wisata 

Meski tak berpenghuni,  Pulau Lantigiang memiliki daya tarik wisata berupa hamparan pasir pantai yang putih dan air laut yang sangat jernih, sehingga cocok untuk bersnokling. 

Halaman
12
Sumber: Kompas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved