Pesawat Sriwijaya Air Jatuh
Sajadah Hijau Ditemukan Utuh saat Evakuasi Sriwijaya Air, Mas Ganteng Fay Pemilik Sajadah Banjir Doa
Menakjubkan, tim evakuasi pesawat Sriwijaya Air menemukan sajadah hijau maish utuh, tidak ada yang robek. Ternyata milik youtuber Faisal Rahman.
Menakjubkan, tim evakuasi pesawat Sriwijaya Air menemukan sajadah hijau maish utuh, tidak ada yang robek.
Petugas yang menemukan adalah anggota kepolisisan bernama Rahmat Awing.
Rahmat Awing pun sampai takjub dan menyebut Allah Maha Besar.
Hal yang lebih mengejutkan, sajadah hijau itu ternyatama sama dengan sajadah yang ada di tumpukan barang-barang youtuber Faisal Rahman.
Netizen pun syok dan langsung menyebut nama Kak Fay, panggilan youtuber Faisal Rahman.
Mereka mendoakan Faisal Rahman yang menjadi korban meninggal dunia tragedi pesawat Sriwijaya Air hilang dan jatuh di perairan Kepulauan Seribu, husnul khatimah.
//
• 5 Korban Sriwijaya Air Dimakamkan Satu Lubang, Irfansyah; Liburan Terakhir Yumna di Bandung
• Kabar Terbaru Dugaan Penyebab Jatuhnya Sriwijaya Air SJ-182, Autothrottle Mesin Sempat Bermasalah
• Viral, Wanita Ini Temukan Kepala Kucing di Karung, Dagingnya Dijual, Pelaku Terancam 5 Tahun Penjara
• Cerita Teman SMA tentang Sosok Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Ternyata Jago Main Gitar
TRIBUNJABAR.ID - Seorang anggota kepolisian bernama Rahmat Awing yang ikut bertugas mengevakuasi Sriwijaya Air SJ 182 membagikan video penemuan sebuah sajadah.
Menurut Rahmat Awing, sajadah berwarna hijau itu masih dalam kondisi utuh, ditemukan pada hari ketiga pencarian.
"Alhamdulillah Evakuasi hari ke 3 menemukan Sejadah yg TDK Hancur masih utuh.
Tampak dalam video yang ia unggah, sajadah tersebut memang tidak rusak.
Kini diketahui jika sajadah hijau tersebut ternyata milik YouTuber Faisal Rahman yang turut menjadi korban kecelakaan.
Faisal Rahman sendiri sempat mengunggah video melalui akun Instagramnya pada 12 September 2019.
Di video tersebut Faisal bermain piano menyanyikan lagu Love of My Life.
Di samping Faisal Rahman, tampak ditumpuk peralatan salat seperti peci, sarung, dan sajadah.
Sajadah tersebut sama dengan sajadah yang ditemukan oleh tim evakuasi Sriwijaya Air.
Sontak hal ini mengundang komentar sedih netizen.
"Ya Allah sajadah sarung dan peci...smoga husnul khotimah mas ganteng."
"Sajadahnya udah di temukan."
"Sajadah nya kak fay.. Warna nya sama dengan yg di temukan sama tim sar."
"Sajadah hijau yg ditemukan penyelam kemarin, itu sama dgn sajadah yg di meja fay ya allah fay."
YouTuber bernama Faisal Rahman masuk dalam manifest penumpang Sriwijaya Air S8 182 yang mengalami kecelakaan pada Sabtu 9 januari 2021.
Pria berusia 30 tahun itu duduk di sebelah saudara kandungnya, Asyabul Yamin.
Keduanya adalah warga Jalan MT.Haryono, Kelurahan Kapuas Kanan Hulu, Kecamatan Sintang, Kabupaten Sintang, Kalbar.
Di sejumlah media, dua bersaudara ini disebutkan berasal dari Tanah Datar, Sumatra Barat.
Dari sejumlah informasi yang dihimpun Tribun Pontianak, Masrizal memang berasal dari Sumatra Barat, sementara Mariati, istrinya dari Kabupaten Sintang.
Saat ini, Masrizal berada di Jakarta bersama anak perempuannya.
Sementara Mariati ada di Kabupaten Sintang, bersama dengan istri Asyabul Yamin dan empat cucunya.
Dalam Instagram Story terkahirnya, Faisal Rahman memosting foto mengenakan masker dan memandang ke luar jendela sebelum pesawat Take off.
“Goodbye dan Thank U, Ayub Batogi dan Dewihn, Feby dan lainnya,” tulis Faisal di IG Story-nya.

Budi Kurniawan, kerabat dekat Faisal mengonfirmasi kebenaran IG Story tersebut dan membenarkan bahwa dua bersaudara tersebut asal Kabupaten Sintang.
“Keduanya asal Sintang. Bapaknya asal tanah datar. Semuanya kelahiran Sintang. Iya, itulah Faisal,” kata Budi ditemui di kediaman Faisal.
Faisal memiliki akun IG @Classics_fay, diikuti lebih dari 19 ribu followers. Dalam profilnya, Fay memiliki usaha penjualan pakaian bernama Toko Cahaya Busana.
Faisal juga menuliskan dirinya sebagai produser music, pianis dan gitaris.
Karyanya bisa dilihat di akun Youtubenya Dunia Malam TV (DM.TV).
Dalam karyanya, Fay mencantumkan dirinya sebagai pengisi suara, music dan sound serta legal content.
Dalam unggahan di Instagram, Fay banyak menampilkan kepiawaian dalam memainkan alat music dan olah vocal.
Sejak namanya masuk dalam manifest pesawat Sriwijaya Air yang mengalami kecelakaan, postingan Fay di Instagram maupun konten youtubenya dibanjiri doa dari para warganet.
Budi menyebut, Faisal pernah mengenyam pendidikan di MIN Sintang.
Setelahnya, dia banyak menempuh pendidikan di Yogyakarta dan Jakarta.
Terakhir lulus di Binus University, jurusan Ilmu Kumputer 2007-2013.
Di laman Facebook Binus University, Ikatan Keluarga Alumni Bina Nusantara (IKABINUS) turut mengucapkan duka mendalam terhadap Faisal dalam kecelakaan pesawat Sriwijaya Air.
Meski tidak ada hubungan darah, bagi Budi, Fay sudah dianggap seperti adik sendiri. Dia mengenalnya sejak kecil.
“Keduanya sudah saya anggap keluarga. Kami kenal sejak kecil. Kabar ini pukulan berat buat kami dan keluarga. Rasanya masih tidak percaya, tapi itu terjadi. Kami hanya bisa berserah diri,” ujar Budi kepada Tribun Pontianak. (*)