Selasa, 5 Mei 2026

Penanganan Virus Corona

Mantan Playmaker Persib Atep Sempat Tegang saat Divaksin: Hampir Sama Seperti Menendang Penalti

Atep Rizal, mengaku sempat degdegan dan tegang sesaat sebelum divaksin. Ia mengatakan ketegangannya sama seperti menendang penalti.

Tayang:
Tribun Jabar/ Ferri Amiril Mukminin
Mantan playmaker Persib Bandung, Atep Rizal, mengaku sempat degdegan dan tegang sesaat sebelum divaksin. Ia mengatakan ketegangannya sama seperti menendang penalti. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ferri Amiril Mukminin

TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR - Mantan playmaker Persib Bandung, Atep Rizal, mengaku sempat degdegan dan tegang sesaat sebelum divaksin. Ia mengatakan ketegangannya sama seperti menendang penalti.

Kendati demikian Atep menjamin vaksin yang diberikan aman dan halal. Untuk itu ia mengajak warga Cianjur agar tak takut untuk divaksin.

"Tegangnya sama seperti penalti, tapi ini aman dan halal jadi jangan takut untuk divaksin ya," ujar Atep setelah mengikuti vaksin pertama Cianjur di Pendopo, Kamis (28/1/2021).

Atep juga mengajak kepada semua warga Cianjur untuk tetap memperhatikan protokol kesehatan dan tak lupa untuk mengingatkannya kepada orang terdekat dan di sekeliling.

Pada kesempatan yang sama, Plt Bupati Cianjur Herman Suherman menerima suntikan vaksin bersama dengan unsur Forkopimda, perwakilan organisasi profesi, influencer mantan Pemain Persib Bandung Atep Rizal di Pendopo Bupati Cianjur.

"Saya menjadi yang pertama divaksin. Namun alhamdulillah setelah divaksin keadaan saya dalam aman dan sehat,” ujar Herman.

Beberapa Peserta Tidak Lolos Kriteria Vaksinasi di Kota Sukabumi, Termasuk Dandim, Kenapa?

Herman mengatakan vaksin Covid-19 ini aman karena telah dilakukan beberapa uji laboratorium. Ia mengimbau warga tidak perlu khawatir terhadap vaksin Covid-19

"Pemkab Cianjur akan melakukan vaksinasi serentak sebanyak 10 ribu dosis dengan mengutamakan tenaga kesehatan," kata dia.

Pantauan Tribun, vaksin didistribusikan dengan mobil ambulans dengan pengawalan mobil Ranger polisi ke 32 kecamatan sejak pagi hingga sore hari. Pada kesempatan pertama semua tenaga kesehatan di Cianjur menjadi prioritas.

Pemerintah lewat Satgas Covid-19 saat ini terus menggencarkan kampanye penyuluhan 3M (Memakai masker, rajin mencuci tangan, dan selalu menjaga jarak).

Kampanye 3M ini terus menerus disosialisasikan supaya masyarakat tidak lupa bahwa penyebaran Covid-19 banyak datang dari pergerakan manusia. Makanya, pelaksanaan 3M harus dijalankan secara ketat.

Tribunjabar.id, grup Tribunnews.com, mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan. Ingat pesan ibu, 3M ( wajib memakai masker, wajib rajin mencuci tangan, dan wajib selalu menjaga jarak ).

Bersama-kita lawan virus corona.

Aldebaran Sudah Tahu Andin Bukan Pembunuh Roy, Ini Sinopsis Ikatan Cinta RCTI Malam Ini 28 Januari

Beberapa Peserta Tidak Lolos Kriteria Vaksinasi di Kota Sukabumi, Termasuk Dandim, Kenapa?

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved