Breaking News:

Longsor di Sumedang

Bekas Lahan Longsor Cimanggung Akan Direboisasi dan Dibangun Taman Peringatan

Bekas longsoran nantinya akan direboisasi supaya longsor tidak kembali terjadi dan lahan itu juga akan dijadikan sebagai taman peringatan

Penulis: Hilman Kamaludin
Editor: Seli Andina Miranti
Tribun Jabar/ Hilman Kamaludin
Personel Basarnas Bandung saat memantau proses evakuasi korban tertimbun longsor beberapa waktu lalu. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Penanganan lokasi longsor di Kampung Bojongkondang, RT 3/10, Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang saat ini telah memasuki masa transisi rehabilitasi dan rekontruksi.

Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir mengatakan, untuk bekas longsoran, nantinya akan direboisasi supaya longsor tidak kembali terjadi dan lahan itu juga akan dijadikan sebagai taman peringatan bagi para korban.

"Untuk 131 KK wajib pindah demi keamanan dan keselamatan warga. Sisanya di zona kuning akan kita rehabilitasi dan rekontruksi," ujar Dony melalui keterangan tertulis yang diterima Tribun Jabar, Minggu (24/1/2021).

Atas hal itu pihaknya akan secepatnya merelokasi dengan menyiapkan dua skema, pertama di tanah kas desa Tegal Manggung dan kedua akan ditempatkan di perumahan bersubsidi bekerjasama dengan perumnas.

Dari 131 KK yang akan direlokasi itu, rincian 41 KK dari zona 1 atau Kampung Bojongkondang dan 90 KK dari zona 2 atau Perumahan Satria Bumintara Gemilang (SBG) yang berada di atas lahan longsor.

"Tahapan sekarang adalah pemulihan, ada dua skema yang disiapkan, pertama Tanah Kas desa di Tegal Manggung dan perumahan bersubsidi," katanya.

Dony memastikan, untuk merelokasi warga terdampak longsor itu, pihaknya juga bakal menyiapkan fasilitas sosial dan fasilitas umum (fasos fasum) supaya mereka bisa nyaman saat menempati tempat baru.

Baca juga: ITB Kirim Alat Penyaring Air dan Tim Trauma Healing untuk Korban Gempa Mamuju dan Majene

"Itu langkah langkah kami kedepannya," ucap Dony.

Seperti diketahui, longsor yang menerjang lokasi tersebut menyebabkan 40 orang meninggal dunia, 20 unit rumah tertimbun, 26 rusak berat, 3 rusak sedang, 350 unit rumah terancam, dan satu unit Masjid rusak sedang serta 131 KK harus mengungsi.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved