Janda Subang Dibunuh di Bali

Ada Fakta Baru dari Pembunuhan Janda Subang di Bali, Pelaku Sudah Berencana Membunuh DFL?

Kapolresta Denpasar menyebutkan bahwa aksi keji tersebut sengaja dilakukan atau direncanakan pelaku.

Editor: Ravianto
FB Farica Dwi Lestari
DFL warga Subang korban pembunuhan di Thailia Homestay, Bali. 

Pihak ojol juga sangat kooperatif," sebutnya.

Sementara itu, dari hasil autopsi forensik RSUP Sanglah, didapati sebanyak tiga luka tusuk di leher DFL.

Kapolresta Denpasar menyebutkan bahwa aksi keji tersebut sengaja dilakukan atau direncanakan pelaku.

"Ada unsur kemungkinan disengaja direncanakan bawa alat pisau, jake helm, jaket, ada dugaan sengaja melakukan," jelasnya.

Kejadian Mistis di Malam Pembunuhan

Ada kejadian mistis sebelum keluarga DFL mendapat kabar kematian.

Malam sebelum kabar tersebut sampai ke keluarga korban, seekor burung gagak terbang memutari rumah korban.

Kondisi terkini kediaman Dwi Farica Lestari (DFL) Dusun Karanganyar, Desa Kebon Danas, Kecamatan Pusakajaya, Subang korban pembunuhan di Thailia Homestay, Denpasar Pasar Bali pada Sabtu (16/1/2021)
Kondisi terkini kediaman Dwi Farica Lestari (DFL) Dusun Karanganyar, Desa Kebon Danas, Kecamatan Pusakajaya, Subang korban pembunuhan di Thailia Homestay, Denpasar Pasar Bali pada Sabtu (16/1/2021) (irvan maulana/tribun jabar)

Hal tersebut dijelaskan Ketua RT 18 Desa Kebon Danas Erin, dikatakannya sebelum pagi hari kabar pembunuhan tersebut sampai kepada pihak keluarga.

Sabtu malam Erin bersama warga lain tengah melakukan ronda keliling di wilayah RT 18.

Namun Erin dikejutkan dengan adanya burung gagak yang terus mengitari rumah korban.

"Malam tadi kan saya masih ronda bersama warga lain juga, kita ngopi diwarung dekat rumah korban kebetulan itu masih bibi nya korban, tapi kok aneh ada suara burung gagak nyaring dan terus mengitarj disekitaran kami," paoar Erin ketika diwawancara Tribun di kediaman korban pada Sabtu (16/1/2021).

Masih diterangkan Erin, warung tempat ia ngopi, rumah korban dan rumahnya berada dalam jarak berdekatan,

"Bisa dilihat sendiri ini masih satu blok di warung sama rumah korban, yang itu rumah saya hanya berjarak satu gang dan burung gagak itu muter terus di sekitar sini," pungkasnya.

Awalnya Erin bersama warga yang ikut ronda tak menaruh curiga perihal adanya burung gagak tersebut.  

"Siapa yang percaya kabar burung, tapi memang semalam saya sendiri merasa aneh, padahal saya sudah pulang tapi masih terdengar, jadi merinding juga kan," kata Erin menyambung ucapannya terkait kabar burung.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved