Puluhan Tenaga Kesehatan Kota Bandung Mangkir dari Vaksinasi Covid-19
Ema mengatakan, belum mengetahui alasan puluhan nakes itu mangkir dari vaksinasi.
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Puluhan tenaga kesehatan (nakes) di Kota Bandung mangkir dari vaksinasi Covid-19 di Bandung.
Sekretaris daerah (Sekda) Kota Bandung, Ema Sumarna, mengatakan mereka seharusnya hadir di tempat yang telah ditentukan untuk menjalani penyuntikan vaksin sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Namun, hingga jadwal vaksinasi untuk mereka berakhir, puluhan nakes itu tak datang ke lokasi.
Baca juga: Pekerja yang Belum Terima Bantuan Subsidi Gaji Termin November-Desember, Diupayakan Cair Bulan ini
Baca juga: Kabar Terkini Kasus DFL Janda Muda yang Dibunuh di Bali, Pembunuhnya Sudah Tertangkap?
Ema mengatakan, belum mengetahui alasan puluhan nakes itu mangkir dari vaksinasi.
"Mungkin karena mereka ragu, mungkin juga karena ada halangan kegiatan lain," ujarnya saat ditemui di Balai Kota Bandung, Senin (18/1).
Vaksinasi untuk para nakes yang tidak hadir pada jadwal penyuntikan, menurut Ema, tidak bisa diganti oleh orang lain.
"Karena itu terakomodasi di dalam aplikasi sistem dari pusat, tidak bisa langsung tergantikan oleh orang yang belum terdaftar," kata Ema, yang juga Ketua Harian Satgas Covid-19 Kota Bandung ini.
Ema mengatakan, belum menentukan langkah apa yang akan diambil untuk para nekes yang tidak hadir saaat vaksinasi ini.
"Namun, bisa saja dijadwal ulang, karena targetnya masih sampai April. Mudah-mudahan semua yang sudah terdaftar bisa divaksin," ujarnya.
Dihubungi melalui pesawat telepon, kemarin, Ahyani Raksanagara, mengatakan hingga hari kelima penyuntikan vaksin Sinovac tahap satu, kemarin, ada 44 orang nakes di Kota Bandung tidak datang sesuai jadwal.
Namun, seperti halnya Ema, Ahyani juga mengaku tidak mengetahui alasan ke-44 nakes itu tak hadir saat penyuntikan.
"Tidak tahu, mungkin karena alasan tugas pribadi atau sakit," ujar Ahyani.
Menurutnya, nakes yang tidak hadir sesuai jadwal kemungkinan akan diberikan jadwal baru.
Namun, apakah mereka akan diberikan sanksi atau tidak, Ahyani mengaku masih menunggu arahan teknis.
Ahyani mengatakan, ada 25 ribu nakes di Kota Bandung yang ditargetkan mendapat vaksinasi Covid-19 hingga April nanti.
"Sejauh ini baru 1.783 yang mendapatkan suntikan vaksin," ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/live-streaming-vaksinasi-pertama-di-jawa-barat.jpg)