Breaking News:

Istri Jadi TKW, Suami di Indramayu Pilih Cari yang Baru, Alasannya Tak Kuat Tahan Kebutuhan Biologis

Kasus perceraian di Kabupaten Indramayu meningkat pada bulan Juni dan Juli pada tahun 2020. Pengajuan cerai gugat ada sebanyak 5.980 perkara.

Pixabay.com
Ilustrasi cerai menikah. Di Indramayu, kasus cerai talak meningkat karena para suami tak kuat menahan kebutuhan biologis setelah sang istri menjadi TKW. 

Kasus perceraian di Kabupaten Indramayu meningkat pada bulan Juni dan Juli pada tahun 2020.

Jumlah pengajuan cerai talak yang diterima ada sebanyak 2.399 perkara.

Adapun jumlah pengajuan cerai gugat ada sebanyak 5.980 perkara.

===========

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNJABAR.ID, INDRAMAYU - Masalah kebutuhan biologis menjadi alasan maraknya kasus perceraian di Kabupaten Indramayu sepanjang tahun 2020.

Sepanjang tahun 2020, kasus gugatan perkara cerai talak menyeimbangi perkara cerai gugat.

Humas Pengadilan Agama Kabupaten Indramayu, Engkung Kurniati, Senin (18/1/2021), mengatakan, jumlah pengajuan cerai talak yang diterima ada sebanyak 2.399 perkara sepanjang tahun lalu.

Adapun jumlah pengajuan cerai gugat ada sebanyak 5.980 perkara.

"Sebelumnya, angka cerai talak itu sangat jauh berbeda dibanding cerai gugat. Walau masih lebih sedikit, sekarang mulai menyeimbangi," ujar dia.

Halaman
123
Editor: Giri
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved