Breaking News:

Jadi Pemimpin dan Seorang Ibu, Anne Ratna Mustika Tak Lupa Merawat Anak, Ini yang Dilakukannya

Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika sebagai pemimpin dan sosok perempuan tak melupakan tanggungjawabnya

Tribun Jabar/ Muhamad Nandri Prilatama
Anne Ratna Mustika 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama

TRIBUNJABAR.ID, PURWAKARTA - Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika sebagai pemimpin dan sosok perempuan tak melupakan tanggungjawabnya sebagai seorang ibu.

Memiliki segudang aktivitas di setiap harinya, Ambu Anne masih menyempatkan waktu untuk mengurus dan bermain bersama putri kesayangannya yang masih berusia 1,5 tahun, Hyang Sukma Ayu beserta dua kakak-kakaknya yakni Ahmad Habibi Maula Akbar (21) dan Yudhistira Manunggaling (17).

Mantan Mojang Purwakarta 1999 ini lebih terfokus pada puteri bungsunya.

Sebab ia tak dapat menafikan tugasnya sebagai seorang istri dan ibu sehingga memiliki komitmen tinggi untuk menjalankan semua tugas dengan baik.

Baca juga: Nyaris Jadi Korban Sriwijaya Air, Pemuda Asal Garut Tunda Beli Tiket, Harus Temui Ibu yang Khawatir

"Banyak ibu-ibu lainnya yang sama dengan saya, misal ada tugas di rumah mengasuh anak. Selama ini yang saya rasakan tugas rumah dan pemimpin saling beriringan dan tak menjadi masalah. Kuncinya membagi waktu dengan baik," ujarnya, Minggu (17/1/2021).

Dia menceritakan suka duka selama memimpin Purwakarta. Ada sejumlah kegiatan daerah yang terpaksa ditunda bahkan dibatalkan kehadirannya akibat pandemi yang melanda.

Tetapi ia mengaku tak hilang semangat apalagi kini vaksin sudah terdistribusi ke sejumlah wilayah.

"Penyesuaian kegiatan juga interaksi terus dilakukan. Agenda-agenda pemerintahan pun berjalan dengan tetap sesuaikan protokol kesehatan," katanya.

Baca juga: Bacaan Doa Ketika Hujan Lebat Dijauhkan dari Bencana Marabahaya, Huruf Latin Lengkap dengan Artinya

Anne berpesan untuk semua ibu atau keluarga lainnya bahwa keluarga harus dijadikan sumber energi positif saat melakukan aktivitas.

Sebab itu bisa menjaga imunitas fisik dan mental tetap terjaga selama dan sesudah pandemi.

"Ngobrol dan bercengkrama dengan keluarga sangat penting. Imunitas jiwa terbangun sehingga energi positif muncul sebagai bekal dalam menjalankan tugas harian," ujarnya. 

Penulis: Muhamad Nandri Prilatama
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved