Breaking News:

Nama Ustaz Yusuf Mansur Terseret Kasus Penipuan, Korban Rugi hingga Miliaran Rupiah

Ustaz Yusuf Mansur terseret kasus penipuan. Namanya dipakai oleh pihak tak bertanggung jawab untuk mengeruk keuntungan pribadi.

Editor: Giri
Instagram/yusufmansurnew
Nama Ustaz Yusuf Mansur dicatut orang tak bertanggung jawab untuk melakukan penipuan. 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Ustaz Yusuf Mansur terseret kasus penipuan. Namanya dipakai oleh pihak tak bertanggung jawab untuk mengeruk keuntungan pribadi.

Yusuf Mansur mengungkapkan modus penipuan yang mengatasnamakan dirinya dalam pembelian saham PT Bank BRI Syariah Tbk ( BRIS).

Hal itu diungkapkan Yusuf Mansur di akun Instagram miliknya. Ia mengunggah tangkapan layar sebuah percakapan di grup Whatsapp (WA) bernama Grup BRI Syariah.

Ustaz kondang pemilik 2,8 juta pengikut atau follower ini menyebutkan, oknum yang mencatut namanya itu menerangkan soal pembagian keuntungan atau PHU tak bisa dilakukan dan berpotensi dibekukan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Oknum tersebut beralasan, pembagian keuntungan di atas 20 persen tersebut melebihi batas maksimal pembagian untung yang bisa diterima investor.

Baca juga: Pembagian BLT Maka Korban, Ngati Tiba-tiba Pingsan Saat Antre, Ini Dugaan Penyebabnya

Baca juga: Ikatan Cinta Mulai Ditinggal Penggemar? Kritik Berdatangan, Ada yang Ganti Channel Saat Scene Kidul

Masih dalam unggahannya di media sosial, Ustaz Yusuf Mansur sudah memberikan pernyataan kalau akun tersebut melakukan penipuan yang mengatasnamakan dirinya.

"Ini jelas penipuan. Saya nggak ada begini-begini. Beli saham BRIS bukan ke saya. Lewat sekuritas. Mana ada dana beli lewat saya? Mana ada duit beli saham ditransfer juga ke saya?" tulis Yusuf Mansur seperti dikutip pada Jumat (15/1/2021).

"Atau ya lewat Kopindo. Itupun terintegrasi juga ke Aset manajemen dan ke Bahana Sekuritas. Asli. ini mah penipuan. Kepada para korban, gampang. Laporin saja. Agar semuanya terbuka," tulis dia lagi.

Yusuf Mansur berujar, korban penipuan tersebut bisa merugi hingga miliaran rupiah.

Ia mengingatkan pengikutnya untuk cermat dalam berinvestasi.

Halaman
12
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved