Breaking News:

Jalan Cisewu-Talegong Garut Masih Lumpuh, Ada Lebih 6 Titik Longsor, Malam Warga Wajib Mengungsi

Jalan Cisewu-Talegong masih terputus karena longsor yang terjadi beberapa waktu lalu.

Tribun Jabar/Sidqi
Titik longsor Cisewu-Talegong hingga kini dalam upaya normalisasi. 

Laporan Kontributor Tribujabar.id Garut, Sidqi Al Ghifari

TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Lumpuhnya sejumlah jalan yang mengubungkan Cisewu-Talegong karena pergeseran tanah dan longsor di Kecamatan Cisewu, Kabupaten Garut membuat masyarakat tidak bisa banyak beraktivitas.

Camat Cisewu Hery mengatakan pihaknya tengah dalam upaya normaliasasi. Ia meminta  agar warganya bersabar dan tetap hati-hati.

"Mohon bersabar dan tetap berhati-hati, pemerintah sedang berupaya maksimal untuk segera normalisasi jalan tersebut (yang terdampak longsor)," katanya saat diwawancararai di Kecamatan Cisewu, Rabu (13/1/2021).

Baca juga: Hari Ini Jokowi Bakal Sibuk, Selain Vaksin Juga Diprediksi Ajukan Nama Calon Kapolri ke DPR, Siapa?

Baca juga: Belum Terima Bantuan Subsidi Upah 2020? Tenang, Kemenaker Upayakan Agar Tetap Diberikan

Hery menambahkan saat ini ada lebih dari 6 titik longsor di Kecamatan Cisewu yaitu kawasan Desa Mekarsewu, Desa Girimukti, Desa Nyalindung, Kampung Batu, Kampung Cijagir, Kampung Langkob, dan beberapa titik lainnya.

Saat ini tidak ada pengungsi tetap, tapi pihakkecamatan menyediakan tiga titik tempat pengungsian darurat jika hujan deras terjadi.

"Data awal pengungsi saat ini ada lebih dari 200 jiwa, mohon maaf jika tidak tepat, kami masih validasi data," ucapnya.

Tempat pengungsian berlokasi di Kampung Caringin tepatnya Masjid Al Mutaqqin, lapangan terbuka area masjid, dan SDN 3 Nyalindung Kampung Cilutung dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

"Di masa pandemi kami tetap mengupayakan semaksimal mungkin memperhatikan protokol kesehatan di tempat pengungsian, makanya kami membuka pengungsian di lapangan terbuka," ucap Hery.

Hery menambahkan bahwa masyarakat terdampak longsor di Cisewu tidak 24 jam di pengungsian, hanya dalam keadaan hujan deras dan malam hari.

"Pagi hari silahkan masyarakat beraktivitas, siang hari jika hujan wajib ngungsi dan malam hari wajib kembali ke pengungsian," ucap Hery.

Pantauan Tribunjabar.id di lapangan, titik longsoran yang menutupi jalan Cisewu-Talegong sudah bisa dilalui pengendara sampai Jembatan Citalegong.

Proses pemasangan jembatan darurat masih dikerjakan DBMPR Provinsi Jabar dan belum bisa dilalui pengendara

"Progres kami sekarang sedang penguatan dinding jembatan menggunakan boronjong, dari kemarin sebetulnya jembatan darurat bisa dipasang, namun kami takut pemasangan jembatan membuat pengendara memaksa lewat, sementara dinding jembatan belum sepenuhnya kuat ditambah hujan terus, khawatir," kata Roni Syaroni, Humas DBMPR Provinsi Jabar.

Baca juga: Penampilan Suami Penyanyi Nindy, Askara Sejak Terseret Kasus Narkoba Memprihatinkan, Ini Fotonya

Baca juga: Ini Sinopsis dan Link Streaming Sinetron Ikatan Cinta Rabu 13 Januari 2021, Tayang Pukul 19.30 WIB.

Penulis: Sidqi Al Ghifari
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved