Breaking News:

Pertengkaran Rumah Tangga, Nelayan Ujung Genteng Aniaya Istrinya Lantas Coba Bunuh Diri

R yang merupakan seorang nelayan naik pitam sampai membacok istrinya dengan golok di bagian kepala dan pundak. 

Penulis: M RIZAL JALALUDIN | Editor: Ravianto
shutterstock
illustrasi 

Laporan Kontributor Kabupaten Sukabumi M Rizal Jalaludin

TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI - Seorang istri di Kampung Cipaku RT 11 RW 03, Desa Ujung Genteng, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat jadi korban pembacokan.

Paur Humas Polres Sukabumi Ipda Aah Saepul Rohman mengatakan, U (33) dibacok oleh suaminya berinisial R (38) sekitar pukul 22.00 WIB, Minggu (10/1/2021) malam.

"Itu kejadian tadi malam pukul 22.00 WIB. Kejadian penganiayaan dan percobaan bunuh diri," ujarnya via telepon, Senin (11/1/2021).

Ia menjelaskan, sebelum melalukan pembacokan, R dan U sempat cekcok karena permasalahan rumah tangga.

R yang merupakan seorang nelayan naik pitam sampai membacok istrinya dengan golok di bagian kepala dan pundak. 

Setelah membacok U, R melakukan percobaan bunuh diri dengan menusukkan golok ke perutnya.

"Kronologinya cekcok antara suami istri. Sodara R cekcok dengan istrinya sodara U (38)."

"Jadi R itu membacok istrinya, U dengan golok, yang mengakibatkan luka bacokan di bagian kepala."

"Setelah membacok, R kemudian mencoba melakukan bunuh diri dengan menusuk perutnya sendiri, dan sekarang sedang dirawat di RSUD Jampang Kulon. Sekarang masih ditangani tim medis, dua-duanya di rumah sakit," terangnya.

"U alami luka bacokan di kepala bagian belakang, luka bacokan di pundak kiri dan kanan bagian belakang," jelasnya.

Dihubungi terpisah, Humas RSU Jampang Kulon Lia Desty membenarkan, ada dua pasien yang masuk dari Kampung Cipaku yang mengalami luka bacok dan tusukan.

"Kronologi lengkapnya saya gak tahu, tapi memang ada dua pasien yang masuk dengan luka bacok dan tusuk," ujarnya singkat.* (M Rizal Jalaludin)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved