Superball
Antonio Conte Sesalkan Kurangnya Naluri Pembunuh Inter Milan, tapi Takkan Rekrut Pemain Baru
Antonio Conte, pelatih Inter Milan, menyesali kegagalan timnya menyelesaikan beberapa kesempatan emas pada laga kontra AS Roma, Minggu (10/1/2020).
TRIBUNJABAR.ID - Antonio Conte, pelatih Inter Milan, menyesali kegagalan timnya menyelesaikan beberapa kesempatan emas pada laga kontra AS Roma, Minggu (10/1/2020).
Inter Milan hanya mampu bermain 2-2 saat bertandang ke markas AS Roma.
Gol-gol Milan Skriniar (56') dan Achraf Hakimi (63') dibalas oleh gol Lorenzo Pellegrini (17') serta Gianluca Mancini (86').
Baca juga: AS Roma Vs Inter Milan 2-2 - Jarak Nerazzurri dengan AC Milan Menjadi Tiga Poin
Baca juga: Kalahkan Udinese 2-1, Napoli Geser Posisi Juventus di Klasemen Liga Italia, Insigne Cetak Gol
Inter Milan sebenarnya berhasil menekan AS Roma hingga pertengahan babak kedua.
Nerazzurri malahan berhasil mencatat 17 tembakan berbanding hanya empat dari tim tuan rumah memasuki menit ke-70.
Namun, Antonio Conte melakukan beberapa perubahan pemain serta bermain 5-4-1 yang membuat AS Roma mengambil inisiatif serangan.
Selama 20 menit terakhir pertandingan, Roma bahkan bisa mencatat 10 tembakan ke gawang Samir Handanovic tanpa bisa dibalas sekali pun oleh Inter.
Mereka juga mencatat 151 sentuhan di paruh lapangan lawan, berbanding hanya 18 dari Inter.
Roma melakukan 94 sentuhan bola di sepertiga serangan akhir berbanding hanya dua dari Inter dan 22 sentuhan di kotak penalti lawan berbanding, lagi-lagi, hanya dua dari Inter.
Bagi Antonio Conte, kegagalan mengambil tiga poin terjadi bukan karena statistik 20 menit terakhir, melainkan saat timnya masih mendominasi laga hingga menit ke-70.
"Kami punya kesempatan untuk menutup laga," ujarnya seperti dikutip dari Tuttomercatoweb.
"Kami kekurangan insting pembunuh. Kami melawan tim kuat yang melakukan banyak hal bagus."
Conte juga membandingkan hasil ini dengan beberapa laga sebelumnya, terkait jumlah tembakan ke gawang berbanding gol yang tercipta.
"Sejauh ini, jumlah gol kami minim berbanding kesempatan yang tercipta."
"Saat melawan Sampdoria kami mencatatkan lebih dari 20 kesempatan tetapi hanya tercipta satu gol," ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/contre_chelsea_20170506_070429.jpg)