Sabtu, 2 Mei 2026

Gerakan Tanah di Panawangan Ciamis Meluas, Ruas Jalan Kampung Ambles, Rumah-rumah Terancam Runtuh

Gempuran gerakan tanah yang terjadi di kecamatan Panawangan Ciamis  sejak Jumat (1/1) pukul 19.00 malam lalu, kini terus meluas.

Tayang:
Penulis: Andri M Dani | Editor: Siti Fatimah
istimewa
Runtuh- Rumah warga yang terancam tebing runtuh di Dusun Jotang Desa Indragiri Kecamatan Panawangan Ciamis, Sabtu (9/1) sekitar pukul 13.00 menyusul hujan lebat yang mengguyur sejak pukul 12.00 siang Sabtu tersebut 

TRIBUNJABAR.ID,CIAMIS – Gempuran gerakan tanah yang terjadi di kecamatan Panawangan Ciamis  sejak Jumat (1/1) pukul 19.00 malam lalu, kini terus meluas.

Semula hanya melanda Dusun Cilimus Rt 12 RW 10  Desa Indragiri, yang dalam seminggu ini telah menimbulkan kerusakan 22 rumah dan 1 masjid serta 22 KK mengungsi. Kini sudah meluas ke dusun tetangganya.

Jumat (8/1) sore saat hujan lebat menguyur, jalan kampung di Blok Cigangsa Dusun Cirikip Desa Cinyasag Panawangan ambles sepanjang 70 meter dengan kedalaman variatif, sampai 50 centimeter.  

Baca juga: BNPB Ingatkan Potensi Bahaya Banjir dan Longsor, Januari-Februari Puncak Musim Hujan

Ruas jalan kampung yang ambles arah menuju Monumen Siliwangi Cirikip.  

“Jalan yang amblas dekat pemakaman umum Cigangsa. Di kebun-kebun dan sisi jalan ditemukan juga retakan-retakan tanah. Tapi hari ini, tadi pagi sudah mulai ditutup dengan tanah oleh warga secara bergotongroyong,” ujar Cece Mulyadi (40), warga Cinyasag Panawangan kepada Tribun Sabtu (9/1).

Blok Cigangsa Dusun Cirikip Desa Cinyasag  ini menurut Cece, berbatasan langsung dengan Dusun Cilimus Desa Indragiri.

“Hari ini Panawangan lagi siaga I. Hujan lebat berlangsung sejak pukul 12.00 tadi siang, sampai sore ini belum reda. Khawatir kejadian gerakan tanah terus meluas,” katanya.

Saat hujan lebat sedang mengguyur Sabtu (9/1) sekitar pukul 13.00 setidaknya 3 rumah di Dusun Jotang Desa Indragiri Panawangan terancam menyusul terjadinya longsor tebing dan runtuhnya tembok penahanan tebing (TPT) di lokasi berbeda. Dusun Jotang ini juga berbasatan dengan Dusun Cilimus Desa Indragiri.

Baca juga: Banjir Akibat Luapan Sungai Citarik Memutus Jalur Cicalengka dan Merendam Rumah Warga

Belasan murid DTA dipulangkan

Juga ditengah guyuran hujan lebat Sabtu (9/1) siang tersebut sekitar pukul 14.00  jalan kampung di Blok Picung Goci Dusun Calingcing Desa Girilaya Panawangan ambles di beberapa titik.

Komplek madrasah diniyah (DTA) Al Ikhlas di Blok Picung Goci RT 01 dilanda runtuhan tebing yang menimpa dinding rumah yang dihuni Ustadz Miskanda sekeluarga.

Tidak hanya runtuhan tebing dan jalan ambles, di beberapa lokasi ditemukan retakan di sekitar komplek DTA Al Ikhlas tersebut.

Khawatir terjadi bencana susulan, belasan murid DTA Al Ikhlas yang sedang mengaji Sabtu (9/1) siang setelah lohor tersebut langsung dipulangkan.

Sementara Ustadz Miskanda sekeluarga mengungsi di rumah saudaranya, Ibu Eha,  masih di Dusun Calingcing.

Komplek DTA Al Ikhlas di Blok Picung Goci Dusun Calingcing tersebut pun dikosongkan.

Baca juga: VIDEO-Hujan Deras, Longsor Terjang Cimanggung Sumedang, 1 Orang Hilang dan 8 Rumah Rusak Tertimbun

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved