Gisel Jadi Tersangka
VIDEO-Jadi Tersangka, Gisel Diperiksa Polisi Selama 10 Jam, Kembali Memohon Maaf
Gisel selesai menjalani pemeriksaan terkait video syur setelah diperiksa selama 10 jam oleh pihak kepolisian.
TRIBUNJABAR.ID - Kasus video syur atau video 19 detik yang viral di media sosial terus bergulir.
Artis Gisella Anastasia atau yang akrab disapa Gisel pun selesai menjalani pemeriksaan. Gisel ditetapkan sebagai salah satu tersangka.
Gisel selesai menjalani pemeriksaan setelah diperiksa selama 10 jam oleh pihak kepolisian.
Usai menjalani pemeriksaan, Gisel kembali menyampaikan permintaan maafnya pada publik.
Dilansir dari Tribunnews.com, permintaan maaf Gisel disampaikan dalam video yang diunggah ke kanal YouTube KH INFOTAINMENT, Jumat (8/1/2021).
"Sekali lagi saya menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya dari lubuk hati saya paling dalam," kata Gisel.
"Saya memohon maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia dan untuk semua pihak terkait," sambungnya.
Dalam kesempatan itu, Gisel juga menjelaskan soal ketidakhadirannya di panggilan pertama pada Senin (4/1/2021) lalu.
"Jadi kehadiran saya hari ini untuk memenuhi panggilan yang seharusnya tanggal 4 januari 2021 kemarin," ucap Gisel.
"Namun saya berhalangan hadir bertepatan dengan kedatangan Gempi dari luar kota kemarin setelah menghabiskan waktu sama Mas Gading papanya," tuturnya.
Dikatakan Gisel, dirinya hadir memenuhi panggilan polisi sebagai warga negara yang baik.
"Sebagai warga negara yang baik saya datang dan taat hukum kami datang saya datang hari ini untuk memenuhi panggilan," ujar Gisel
Dites Kesehatan sebelum jalani pemeriksaan
Gisel pada hari ini, Jumat (8/1/2021) menjalani pemeriksaan sebagai tersangka kasus video syur.
Gisel mendatangi Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan sekitar pukul 09.00 WIB.
Sebelum menjalani pemeriksaan, Gisel melakukan tes kesehatan terlebih dahulu
Hal itu terlihat dalam video yang diunggah di kanal YouTube KH INFOTAINMENT, Jumat (8/1/2021).
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus mengungkapkan kondisi Gisel dalam keadaan sehat dengan tensi darah yang baik.
"Pukul 09.00 tadi, saudari GA hadir panggilan daripada penyidik Ditres Krimsus Polda Metro Jaya," kata Kombes Yusri.
"Kemudian secara protokol kesehatan pertama adalah pemeriksaan tensi, hasilnya bagus," paparnya.
Tak hanya tes tekanan darah, diungkapkan Yusri Yunus, Gisel juga menjalani tes swab antigen.
Dalam kesempatan itu, Gisel dinyatakan non reaktif virus corona (Covid-19).
"Terakhir swab antigen, hasilnya non reaktif sehingga layak melakukan pemeriksaan," ungkap Yusri.
Sehingga sejak jam 10.00 WIB, Gisel bisa langsung menjalani pemeriksaan sebagai tersangka atas kasus video asusila.
"Sekarang ini yang bersangkutan sudah dilakukan pemeriksaan sekitar pukul 10.00 tadi mulai pemeriksaan," terang Yusri Yunus.
"Nanti hasilnya seperti apa kita tunggu saja nanti," sambungnya.
Seperti diketahui, Gisel ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus video syur bersama seorang pria berinisial MYD.
Gisel Minta Maaf soal Video Syur dengan MYD
Sebelumnya, Gisel telah menggelar jumpa pers di sebuah hotel kawasan Jakarta Selatan, Rabu (6/1/2021) malam.
Gisel meminta maaf maaf terkait kasus video syur dirinya dengan MYD yang belakangan bikin heboh.
Dalam pernyataannya di hadapan awak media, Gisel tampak menahan tangis sembari menyampaikan permohonan maafnya kepada publik.
Hal itu terlihat dalam video yang diunggah di kanal YouTube Cumicumi, Rabu (6/1/2021).
Suara Gisel terdengar bergetar saat meminta maaf khusus kepada mantan suaminya Gading Marten beserta keluarga besarnya.
Tak ketinggalan, Gisel juga meminta maaf kepada sang kekasih Wijaya Saputra alias Wijin dan keluarganya.
"Saya berharap dengan pernyataan saya ini, saya dibukakan pintu maaf yang sebesar-besarnya dari semua pihak," ucap Gisel.
"Terutama sekali lagi dari yang saya kasihi, kedua orang tua saya, seluruh keluarga besar, anak saya Gempita,
"Mas Gading dan seluruh keluarga besarnya, serta Wijin dan keluarga," tuturnya.
Atas kasus ini, Gisel pun berharap mendapatkan pengampunan Tuhan dan bisa melanjutkan kehidupan barunya kelak.
"Dan terutama adalah pengampunan dari Tuhan saya, Tuhan Yesus Kristus dalam kehidupan saya," terang Gisel. (*)