Breaking News:

Aktor Sandy Nayoan jadi Kuasa Hukum Kasus Penembakan di Solo, Hari Ini Sidang Praperadilan

Advokat Sandy Nayoan SH yang juga dikenal sebagai aktor, jadi kuasa hukum Lj (72), pria yang ditetapkan

Ilustrasi penembakan 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mega Nugraha

TRIBUNJABAR.ID,BANDUNG - Advokat Sandy Nayoan SH yang juga dikenal sebagai aktor, jadi kuasa hukum Lj (72), pria yang ditetapkan sebagai tersangka oleh Polresta Solo dalam kasus penembakan pada Desember 2020.

Lj melalui Sandy Nayoan selaku kuasa hukum, mengajukan gugatan pra peradilan ke Pengadilan Negeri Surakarta terkait sah atau tidaknya penetapan tersangka Lj.

"Rencana sidang awal praperadilan digelar di PN Surakarta hari ini dengan agenda pembacaan gugatan dari kami selaku pemohon," kata Sandi dalam keterangan tertulisnya pada Tribun, Jumat (8/1/2021).

Lj ditetapkan sebagai tersangka percobaan pembunuhan berencana terhadap pria berinisial I dengan cara ditembak. Namun, tembakannya tidak mengena pada korban melainkan pada mobil Toyota Alphar milik korban. Lj dijerat Pasal 53 juncto Pasal 340 KUH Pidana.

"Tidak ada korban luka, tapi memang ada pengerusakan pada mobil Alpard. Penembakan itu upaya peringatan untuk menghentikan mobil karena klien saya ditinggal begitu turun dari mobil dan lalu ditabrak. Untuk niat percobaan pembunuhan tidak mungkin karena saat kejadian, didalam mobil ada istri klien saya dan juga kakaknya," ujar pemeran midun dalam sinetron sengsara mebawa nikmat itu.

Baca juga: Rumah Ambruk Pasangan Lansia di Padaherang Pangandaran, Warga Langsung Buat Rumah Sementara

Gugatan praperadilan yang dilayangkan itu untuk menguji tahap-tahapan yang dilakukan penyidik Polresta Surakarta hingga penetapan status LJ sebagai tersangka.

"Dari keterangan Polisi di media sudah dilakukan olah TKP, lalu siapa saja yang dihadirkan saat dan menyaksikan Olah TKP tersebut. Kita tau penyidik memahami akan sebuah peristiwa tapi harus realistis berdasarkan fakta," ucapnya.

Lj sendiri ditangkap di pool bus saat hendak pergi ke Bekasi. Polisi menyebutnya Lj hendak melarikan diri namun itu dibantah Sandy Nayoan.

"Bagaimana mau kabur, kalau kata Polisi LJ sudah berencana mau membunuh. Kalau diduga sudah berencana klien saya sudah mempersiapkan dengan mateng jauh hari, tidak perlu naik bus dan beli tiket  apalagi, di masa pandemi virus Covid-19 ini dengan usia klein diatas 70 tahunan, rentan dengan kerumunan," kata Sandy.

Halaman
12
Penulis: Mega Nugraha
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved