Pembelajaran Tatap Muka Ditunda, Seluruh Stasiun Radio di Karawang akan Jadi Penunjang KBM
Ia menyebutkan pemanfaatan stasiun radio sebagai sarana pendidikan jarak jauh dilakukan untuk mengurangi beban biaya peserta didik
Penulis: Cikwan Suwandi | Editor: Seli Andina Miranti
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Cikwan Suwandi
TRIBUNJABAR.ID, KARAWANG- Dinas Pendidikan dan Pemuda Olahraga Kabupaten Karawang, Jawa Barat akan mengajak seluruh stasiun radio lokal untuk menjadi penunjang kegiatan belajar secara daring.
"Baru stasiun radio milik pemerintah yakni sturada. Nanti saya akan berkoordinasi dengan Dinas Kominfo untuk melakukan kerjasama dengan seluruh stasiun radio di Karawang. Sehingga nanti bisa menjangkau seluruh wilayah," ujar Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Karawang, Asep Junaedi kepada Tribun Jabar, Rabu (6/1/2020).
Ia menyebutkan pemanfaatan stasiun radio sebagai sarana pembelajaran jarak jauh dilakukan untuk mengurangi beban biaya peserta didik dalam membeli pulsa internet.
Baca juga: Karim Suryadi: Keputusan PSBB di Jawa-Bali Sangat Terlambat!
Sistemnya pembelajarannya, dikatakan Asep, akan ada seorang pengajar yang ditunjuk oleh Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga memberikan materi pelajaran di stasiun radio.
"Kemudian peserta didik bisa langsung mengikuti pembelajaran dengan mendengarkan radio. Setelah itu guru-guru peserta didik bisa mengarahkan tugas di setiap materinya," katanya.
Satgas Penanganan Covid-19 Karawang sendiri menunda rencana kegiatan sekolah tatap muka, menyusul penularan Covid-19 di Karawang yang masih sangat tinggi.
"Untuk kegiatan belajar tatap muka kita tunda," ujar Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Karawang, Fitra Hergyana.
Baca juga: Kiper Sampdoria Keturunan Indonesia Gemilang, Inter Milan Tumbang dan Gagal Geser AC Milan
Baca juga: Karim Suryadi: Keputusan PSBB di Jawa-Bali Sangat Terlambat!
Fitra menyebutkan penundaan dilakukan akibat penularan korona yang masih tinggi dan Karawang masih berstatus zona merah.