Breaking News:

Kabar Baik, Pemkab Garut Siap-siap Buka Kembali Perpustakaan Daerah

Kepala Dispusip Garut, Lisnawati mengatakan kedepan pihaknya akan mencoba mengupayakan pembukaan perpustakaan daerah.

Tribun Jabar/ Sidqi Al Ghifari
Perpustakaan daerah Kabupaten Garut yang beralamat di Jl. RSU dr. Slamet No.17 

Laporan Wartawan Tribunjabar.id, Sidqi Al Ghifari

TRIBUNJABAR.ID, GARUT -  Dinas Perpustakaan dan Arsip (Dispusip) Garut berencana membuka kembali perpustakaan daerah yang selam pandemi tutup.

Kepala Dispusip Garut, Lisnawati mengatakan kedepan pihaknya akan mencoba mengupayakan pembukaan perpustakaan daerah.

“Kedepan mungkin kami berencana untuk membuka (perpustakaan), tetapi di batasi pengunjung," katanya. Selasa (5/1/2021)

Baca juga: Ternyata Sosok Ini yang Sebarkan Foto Syekh Ali Jaber yang Sedang Dirawat, Disebut Langgar Etika

Ia menuturkan pembukaan perpustakaan daerah kedepan dengan catatan penerapan protokol kesehatan yang ketat.

"Misalnya, biasa 200 perhari,  kami mungkin 50 atau 20 sampai 50 orang perharinya, juga mungkin dengan protokol kesehatan,harus pakai masker, cuci tangan dulu, terus waktunya juga mungkin kami batasi tidak lama, jadi tidak berlama-lama,” tutur Kadispusip Garut.

Selama pandemi perpustakaan daerah yang beralamat di Jl. RSU dr. Slamet No.17 itu mengalami penurunan hingga 60 persen dibandingkan tahun 2019.

Baca juga: Waspada, Kekerasan Seksual di Kabupaten Tasikmalaya Juga Dilakukan Anggota Keluarga Sendiri

"Tentu saja perpustakaan daerah yang melayani masyarakat umum juga terdampak dengan adanya pandemi covid ini, yaitu diantaranya pengunjung berkurang. Selama ini pengunjung itu setahun sekitar 30 ribu pengunjung, selama pandemi covid sampai desember ini hanya 10 ribu,” beber Lisnawati.

Namun selama pandemi Perpusda tidak sepenuhnya tutup, namun masih dibuka bagi masyarakat yang sedang menyusun skripsi atau tugas akhir saja.

“Jadi kami mengutamakan pelayanan kepada masyarakat itu yang memerlukan buku yang penting, seperti untuk mahasiswa yang sedang menyusun skripsi, yang penelitian itu lebih diutamakan. Kalau untuk yang membaca di tempat, itu kami tidak melayani karena itu menimbulkan kerumunan, karena ke perpustakaan itu biasanya berkerumun jadi pinginnya ngobrol,” ucapnya.

Salah satu warga yang rutin membaca di Perpusda Garut, Luthfi Halim (25) menyambut baik jika perpustakaan kembali dibuka.

Baca juga: VIDEO-Beroperasi Lagi Pasca-mogok, Pengusaha Tempe di Bandung Ini Turunkan Volume Produksi

"Bagus, jadi masyarakat bisa kembali lagi mengakses buku-buku penting yang hanya ada di perpustakaan Garut," katanya.

Luthfi menambahkan jika memang harus ada pembatasan pengunjung, Perpusda tetap membuka layanan pinjam buku.

"Kalo memang nantinya pengunjung dibatasi, saya sih berharap layanan pinjam buku bisa tetap ada, kan bisa baca di rumah biar aman," ungkapnya

Baca juga: VIDEO-Beroperasi Lagi Pasca-mogok, Pengusaha Tempe di Bandung Ini Turunkan Volume Produksi

Penulis: Sidqi Al Ghifari
Editor: Seli Andina Miranti
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved