Jumat, 8 Mei 2026

Superball

Ini Sebabnya Pelatih Southampton Menangis dan Diam Saja Ketika Didatangi Juergen Klopp

Pelatih Southampton, Ralph Hasenhuttl, menangis sambil berlutut dan diam saat didatangi juru taktik Liverpool, Juergen Klopp. Apa sebabnya?

Tayang:
Editor: Hermawan Aksan
Tribunnews
Pelatih Southampton Ralph Hasenhuttl tertangkap kamera menangis sambil berlutut dan diam saat dihampiri Pelatih Liverpool, Juergen Klopp. Hasenhuttl pun membeberkan alasannya menangis. 

TRIBUNJABAR.ID - Pelatih Southampton, Ralph Hasenhuttl, menangis sambil berlutut dan diam saat didatangi juru taktik Liverpool, Juergen Klopp. Apa sebabnya?

Ralph Hasenhuttl membawa Southampton mengalahkan Liverpool dalam laga pekan ke-17 Liga Inggris di Stadion St. Mary's, Selasa (5/1/2020) dini hari WIB.

The Saints, julukan Southampton, menang tipis atas Liverpool 1-0.

Gol kemenangan The Saints diciptakan oleh Danny Ings pada menit kedua.

Baca juga: Klasemen Liga Inggris, Kalah dari Southampton, Liverpool Terancam Dikudeta Manchester United

Baca juga: Manchester United Disindir Sering Dapat Penalti oleh Pelatih Liverpool yang Timnya Baru Saja Kalah

Tim asuhan Ralph Hasenhuttl berhasil membuat Liverpool kesulitan mengirimkan ancaman ke gawang Southampton.

Bahkan, Liverpool hanya bisa melepaskan satu tembakan tepat sasaran ke gawang Southampton.

Terakhir kali The Reds hanya mampu meluncurkan satu shot on target dalam partai Premier League ketika melawan Watford pada 2020.

Ralph Hasenhuttl tertangkap kamera menangis sambil berlutut dan diam saja saat dihampiri Juergen Klopp.

Seusai pertandingan, Hasenhuttl memberikan komentarnya terkait momen tersebut.

"Ada air mata di mata saya karena angin," kata Ralph Hasenhuttl seperti dilansir BolaSport.com dari BBC.

"Ketika Anda melihat para pemain kami bertarung dengan mengerahkan segalanya, itu membuat saya sangat bangga."

"Anda harus menjalani pertandingan sempurna ketika melawan Liverpool dan saya pikir kami melakukannya."

"Rasanya seperti kami berada di bawah tekanan besar dan pertahanan di sekitar kotak penalti menjadi kunci kemenangan hari ini."

"Pertandingan berjalan intens. Suara saya nyaris habis."

"Para pemain meyakini apa yang mereka lakukan."

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved