Bilang Meriang dan Minta Warga Tak Mendekat, Perantau Tua dari Bekasi Meninggal di Tasikmalaya

Seorang perantau asal Bekasi ditemukan tewas di kamar kontrakannya di Kecamatan Purbaratu, Kota Tasikmalaya, Senin (4/1/2021) sore.

Penulis: Firman Suryaman | Editor: Giri
Istimewa
Petugas Inafis Polresta Tasikmalaya melakukan identifikasi dengan mengenakan APD lengkap sebelum mengevakuasi jasad Endang (58) yang meninggal di kamar kontrakannya. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Suryaman

TRIBUNJABAR. ID, TASIKMALAYA - Seorang perantau asal Bekasi ditemukan meninggal dunia di kamar kontrakannya di Kecamatan Purbaratu, Kota Tasikmalaya, Senin (4/1/2021) sore.

Korban yang diketahui bernama Endang (58), ditemukan meninggal di atas ranjang kamar kontrakan dengan posisi terlentang.

Beberapa hari sebelumnya, Endang mengeluh sakit meriang, setelah mudik ke Bekasi selama dua hari.

Korban yang sudah berusia lanjut ini hidup sendirian di Tasikmalaya.

"Untuk menjaga hal tak diinginkan, petugas mengenakan APD lengkap saat mengevakuasi jenazah korban ke RSU dr Soekardjo," kata Kapolsek Cibeureum, AKP Suyitno, Selasa (5/1/2021).

Baca juga: RESMI, Purwakarta Tunda Kegiatan Belajar Tatap Muka hingga Waktu Tak Ditentukan, Ini Alasannya

Baca juga: Chacha Mantan Personel Trio Macan Meninggal Dunia, Korban Kecelakaan Beruntun di Tol Semarang-Solo

Keterangan yang dihimpun dari warga, lanjut Kapolsek, Endang mudik ke Bekasi pada 25 Desember 2020. Kembali lagi ke Tasikmalaya pada 28 Desember 2020.

Keesokan harinya, ia terlihat berjualan kembali.

"Nah, tanggal 30 Desember korban mengeluh sakit meriang. Ia melarang tetangga mendekat karena khawatir terpapar Covid-19," ujar Suyitno.

Namun begitu, warga memantau perkembangan kondisi Endang setiap hari. 

Saat warga menengok pada Senin sore, terlihat korban seperti tertidur. Namun warga curiga karena dipanggil-panggil tak menyahut.

"Akhirnya lapor ke puskesmas dan diteruskan ke polsek. Setelah kami cek dengan protokol kesehatan, ternyata sudah meninggal," ujar Suyitno.

Baca juga: Gunung Merapi Muntahkan Lava Pijar, Warga Diminta Tarus Update Informasi dari BPBD

Hasil visum korban meninggal diduga kuat karena sakit. 

Warga tak mengetahui kehidupan pribadi Endang yang merantau ke Tasikmalaya sendirian kendati berusia lanjut. (*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved