Breaking News:

Libur Natal dan Tahun Baru Berakhir, Tingkat Kehadiran ASN di Pemkab Purwakarta Oke

Libur natal dan tahun baru 2021 telah selesai, saatnya seluruh aparatur sipil negara (ASN) masuk kerja di awal tahun.

tribunjabar/nandri prilatama
Libur Natal dan Tahun Baru Berakhir, Tingkat Kehadiran ASN di Pemkab Purwakarta Oke 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama

TRIBUNJABAR.ID, PURWAKARTA - Libur natal dan tahun baru 2021 telah selesai, saatnya seluruh aparatur sipil negara (ASN) masuk kerja di awal tahun.

Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika mengaku kehadiran ASN di Purwakarta sesuai yang diharapkan. 

Namun, Anne pun menyebutkan bahwa tak ada sanksi yang berat bagi ASN yang memang bolos di hari pertama ini, hanya kemungkinan sanksi administrasi. Selain itu, bagi ASN yang bolos juga akan dikenakan sanksi pemotongan TKD atau TPP sebesar 4 persen

"Yang jelas bakal berdampak pada fasilitas. Kalau sanksi berat tidak ada," katanya, di Pendopo Purwakarta, Senin (4/1/2021).

Baca juga: Produsen Tahu dan Tempe di Indramayu Menjerit, Harga Kedelai Melonjak Tak Bisa Apa-apa

Anne Ratna usai melaksanakan apel kemudian melakukan pengecekan kehadiran ASN ke dua lokasi berbeda, yakni Puskesmas Tegalmunjul dan Mal Pelayanan Publik Bale Madukara di Jalan Jenderal Sudirman.

Tampak beberapa meja pelayanan publik yang terlihat masih kosong. Ia juga sempat berkeliling melihat kondisi di sekitar bangunan untuk memastikan kebersihan mal pelayanan publik tersebut.

Terpisah, Kepala Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Purwakarta, Asep Supriatna mengatakan kehadiran ASN di Purwakarta di hari pertama sudah sesuai dengan harapan. Bahkan, jumlah ASN yang tak hadir dibandingkan 2020 lebih sedikit.

"Libur panjang saat Minggu kemarin di 2020 ada delapan orang. Lalu di awal 2021 yang tanpa keterangan ada tiga orang," katanya. 

Baca juga: Jalan di Cianjur Dipasangi CCTV Mulai dari Ciranjang sampai Ciloto Puncak

Jumlah ASN seluruhnya di Purwakarta ada sebanyak 2.182 orang. Dari jumlah tersebut ada tiga ASN yang mendapat dispensasi untuk work from home (WFH), lalu ada sebanyak 9 pegawai yang cuti dengan alasan penting, seperti keluarga ada yang meninggal, melahirkan, atau lainnya, serta 30 pegawai yang sakit dengan surat keterangan.

"Intinya, lebih baik awal 2021 ini dibanding minggu kemarin yang tanpa keterangannya mencapai delapan orang. Jadi, imbauan serta instruksi ibu bupati dipatuhi untuk tidak bepergian saat libur natal dan tahun baru," ujarnya.

Penulis: Muhamad Nandri Prilatama
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved