Breaking News:

22 Rumah dan Satu Masjid Terdampak Pergerakan Tanah di Ciamis, 9 KK Memilih Mengungsi

Fenomena gerakan yang melanda Dusun Cilimus, Desa Indragiri, Kecamatan Panawangan, Ciamis, yang terjadi sejak Sabtu (2/1/2021) pukul 19.00 meluas.

Istimewa/Dok FK Tagana Ciamis
Keadaan rumah yang rusak akibat pergerakan tanah di RT 02/10, Desa Indragiri, Kecamatan Panawangan, Ciamis, Sabtu (2/1/2021) pukul 19.00. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Andi M Dani

TRIBUNJABAR.ID, CIAMIS – Fenomena gerakan yang melanda Dusun Cilimus, Desa Indragiri, Kecamatan Panawangan, Ciamis, yang terjadi sejak Sabtu (2/1/2021) pukul 19.00 terus meluas.

Sampai Senin (4/1/2020) siang,rumah yang terdampak sudah mencapai 22 dan satu masjid.

Sebanyak 9 kepala keluarga (KK) memilih mengungsi.

Gempuran gerakan tanah tidak hanya terjadi di Dusun Cilimus RT 10 RW 12, tetapi sudah meluas ke RT lainnya yakni RT 11, RT 12, dan RT 13 yang berada di RW 12.

“Sampai siang ini jumlah rumah yang terdampak sudah mencapai 22 rumah dan satu tempat ibadah,” ujar Ketua Forum Koordinasi Tagana Ciamis, Ade Waluya, kepada Tribun, Senin (4/1/2021).

Baca juga: Selalu Duduk Paling Belakang dan Pendiam, Pembuat Parodi Indonesia Raya Dikenal Pintar di Sekolah

Baca juga: Mendagri Belum Juga Keluarkan Izin, Tiga Posisi Kadis di Kabupaten Pangandaran Masih Kosong

Ke-22 rumah tersebut meliputi 16 rumah di RT 10 Dusun Cilimus, 4 rumah di RT 11, 1 rumah di RT 12, dan 1 rumah juga di RT 13 RW 12.  

Empat  rumah yang rusak parah berada di RT 10 RW 12, yakni rumah yang dihuni Suhanda sekeluarga (4 jiwa), Uja Suherman (3 jiwa), Nenta (4 jiwa), dan Asep Asikin (4 jiwa).

Kondisi rumah ke-4 keluarga tersebut terancam ambruk lantai dan dindingnya rengkah-rengkah. Penghuninya memilih mengungsi.

Baca juga: 4.039 Vaksin Covid-19 Sudah Tiba di Kota Sukabumi, Ini Jadwal Pemberian untuk Tenaga Kesehatan

“Total ada 9 KK yang sudah mengungsi tetapi belum mengungsi total. Mereka mengungsi ketika hujan turun,” katanya.

Mereka mengungsi ke rumah tetangga atau rumah sanak saudara di luar kawasan yang kena gempuran gerakan tanah. (*)

Penulis: Andri M Dani
Editor: Giri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved