Virus Corona
Zona Merah Bertambah, Satgas Minta Warga Lebih Disiplin 3M
Meningkatnya zona merah perlu menjadi bahan evaluasi untuk masing-masing daerah. Sejak Minggu pertama November, angkanya cenderung naik
Penulis: Arief Permadi | Editor: Arief Permadi
TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Zona merah (risiko tinggi) penyebaran Covid-19 di Indonesia kembali bertambah. Pada pekan ini, terdapat 76 kabupaten/kota yang masuk dalam zona merah, atau bertambah 16 daerah dari pekansebelumnya. Pada pekan lalu, hanya 60 kabupaten/kota yang masuk dalam zona merah.
Tim Komunikasi Komite Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) dan Pemulihan Ekonomi Nasional mengatakan perkembangan peta zonasi risiko tingkat kabupaten/kota pekan ini sangat disayangkan.
"Minggu ini terjadi peningkatan yang cukup tinggi pada zona risiko tinggi," ujar Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito, saat keterangan pers perkembangan penanganan Covid-19 di Istana Kepresidenan Jakarta, yang disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden, seperti dikutip daro covid19.go.id, Kamis (31/12/2020).
Hal yang menggembirakan, daerah zona oranye atau risiko sedang turun dari 378 pekan lalu menjadi 377 pekan ini. Sayangnya, kata Wiku, jumlah zona kuning atau risiko rendah juga berkurang, dari minggu sebelumnya 64, menjadi 48 kabupaten/kota pekan ini.
Wiku mengatakan, jumlah daerah zona hijau belum ada perubahan dari pekan lalu. Jumlahnya masih tetap delapan daerah.
Wiku mengatakan, meningkatnya zona merah perlu menjadi bahan evaluasi untuk masing-masing daerah. Sebab, jika dilihat sejak Minggu pertama November, angkanya cenderung meningkat.
"Ini menandakan risiko penularan di tingkat kabupaten/kota mengalami perkembangan ke arah yang tidak baik," ujar Wiku.
Ia meminta warga terus meningkatkan kedisiplinannya dalam mematuhi protokol kesehatan, yakni disiplin mengenakan masker, rajin mencuci tangan, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan.
"Perbaiki zona daerahnya dengan cara meningkatkan disiplin protokol kesehatan," tegas Wiku.
Hingga Kamis (31/12/2020) Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Jabar (Pikobar) mencatat, sebanyak 735.124 orang di Indonesia terpapar Covid sejak kasus pertama di Tanah air terjadi Maret lalu. Jumlah itu meningkat 8.002 orang dibanding hari sebelumnya.
Di Jawa Barat, penambahan kasus baru dalam 24 jam terakhir juga masih di atas seribu. Hingga Kamis sore total mereka yang terpapar Covid-19 di Jabar sebanyak 82.555 atau bertambah 1.233 dalam 24 jam.(*)
Catatan Redaksi:
Bersama-kita lawan virus corona.
Tribunjabar.co.id (Tribunnetwork) mengajak seluruh pembaca untuk selalu
menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan.
Ingat pesan ibu, 3M (memakai masker, rajin mencuci tangan, dan selalu menjaga jarak).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/menyediakan-posko-rapid-test-covid-19.jpg)