Virus Corona
Iman, Aman, dan Imun, Cara Ampuh Menghindari Covid-19
Tim Komunikasi Komite Penanganan Covid-19 solusi komprehensif agar terhindar dari pandemi Covid-19, yakni imun, aman, dan iman.
Penulis: Arief Permadi | Editor: Arief Permadi
TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Tim Komunikasi Komite Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) dan Pemulihan Ekonomi Nasional memberi solusi komprehensif agar terhindar dari pandemi Covid-19.
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito menyebut solusi itu adalah imun, aman, dan iman.
"Imun memastikan kesehatan dan daya tahan di tengah pandemi dengan cara rutin melakukan aktivitas fisik," jelasnya saat memberi keterangan pers perkembangan penanganan Covid-19 di Istana Kepresidenan Jakarta, yang juga disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden, sebagaimana dikutip dari covid19.go.id, Kamis (31/12/2020).
Masih terkait imun, kata Wiku, beberapa hal juga harus dilakukan. Yakni beristirahat yang cukup antara 7 - 8 jam, mengkonsumsi makanan bergizi dan seimbang, mengkonsumsi vitamin atau suplemen atau produk herbal sesuai dosisnya.
Solusi kedua, aman, menurut Wiku, yakni menerapkan disiplin protokol kesehatan 3M yaitu memakai masker, menjaga jarak, dan rajin mencuci tangan.
Namun, dua solusi itu, kata Wiku, tak cukup, tanpa solusi ketiga, yakni iman. Iman juga menjadi salah satu upaya untuk menjaga kesehatan mental yang berpngaruh terhadap imunitas tubuh. Cara berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan beribadah sesuai ajaran agama dan kepercayaan masing-masing.
"Mari kita jaga tubuh kita dan mental kita di tengah pandemi Covid-19 melalui Iman, Aman dan Imun" pesan Wiku.
Hingga Kamis (31/12/2020) Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Jabar (Pikobar) mencatat, sebanyak 109.439 pasien yang terpapar Covid masih menjalani isolasi dan perawatan, meningkat 803 pasien dibanding hari sebelumnya.
Di Jawa Barat, jumlah mereka yang masih dalam perawatan dan isolasi hingga Kamis (31/12/2020) sebanyak 11.833, bertambah 23 pasien dari hari sebelumnya.
Sebanyak 735.124 orang di Indonesia terpapar Covid sejak kasus pertama di Tanah air terjadi Maret lalu. Dibanding, Rabu (30/12/2020), jumlahnya bertambah 8.002.
Di Jawa Barat, penambahan kasus baru dalam 24 jam terakhir juga masih di atas seribu. Hingga Kamis sore total mereka yang terpapar Covid-19 di Jabar sebanyak 82.555 atau bertambah 1.233 dalam 24 jam.
Masih terus bertambahnya pasien-pasien yang dirawat, menunjukkan bahwa penularan Covid-19 masih terjadi. Warga diminta terus meningkatkan kedisiplinannya dalam mematuhi protokol kesehatan, yakni disiplin mengenakan masker, rajin mencuci tangan, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan. (*)
Catatan Redaksi:
Bersama-kita lawan virus corona.
Tribunjabar.co.id (Tribunnetwork) mengajak seluruh pembaca untuk selalu
menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan.
Ingat pesan ibu, 3M (memakai masker, rajin mencuci tangan, dan selalu menjaga jarak).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/juru-bicara-satgas-penanganan-covid-19-wiku-adisasmito__.jpg)