Penanganan Virus Corona
Polresta Cirebon Lakukan Rapid Test Antigen ke Pengendara di Rest Area KM 228 Tol Kanci - Pejagan
Sampel dari para pengendara itupun langsung diperiksa dan hasilnya dapat diketahui dalam waktu 15-30 menit.
Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: Seli Andina Miranti
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi
TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Sejumlah pengendara yang beristirahat di Rest Area KM 228 Tol Kanci - Pejagan menjalani rapid test antigen, Sabtu (26/12/2020).
Pemeriksaan rapid test antigen itu tampak dilakukan petugas Urkes Polresta Cirebon.
Para petugas tampak mendata para pengendara yang tengah beristirahat di rest area tersebut.
Selanjutnya petugas melakukan rapid test antigen terhadap para pengendara di Posko Operasi Lilin Lodaya 2020 Polresta Cirebon di KM 228 Tol Kanci - Pejagan.
Petugas yang mengenakan alat pelindung diri (APD) berupa hazmat set lengkap terlihat mengambil sampel melalui metode swab.
Sampel dari para pengendara itupun langsung diperiksa dan hasilnya dapat diketahui dalam waktu 15-30 menit.
Kapolresta Cirebon, Kombes Pol M Syahduddi, melalui Paurkes, Ipda Ilyas, mengatakan, rapid test antigen itu dilaksanakan untuk mencegah penyebaran Covid-19.
Baca juga: Dapat Apresiasi Polda NTT, Polwan Ini Amankan Perayaan Natal sambil Gendong Bayinya
Sebab, selain pengamanan pihaknya mendapat tugas tambahan untuk mencegah penyebaran Covid-19 selama Operasi Lilin Lodaya 2020 berlangsung.
"Kami hanya melakukan sampling dalam rapid test antigen ini, tidak semua pengendara diperiksa," kata Ilyas saat ditemui di Rest Area KM 228 Tol Kanci - Pejagan, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Cirebon, Sabtu (26/12/2020).
Ia mengatakan, uji sampling itu dilakukan secara berkala selama pelaksanaan Operasi Lilin Lodaya 2020.
Jika ada pengendara maupun petugas yang hasil rapid test antigennya positif maka akan langsung ditangani Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cirebon.
Pengendara itupun akan menjalani swab test dan mendapat penanganan lanjutan dari tim medis.
Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Dinkes Kabupaten Cirebon mengenai perihal tersebut.
"Pengendara yang hasilnya positif tidak diperkenankan melanjutkan perjalanannya," kata Ilyas.
Baca juga: Resmi Jadi Pembantu Presiden Jokowi, Bu Risma Masih Sibuk di Surabaya, Kapan Ngantor di Kemensos?
Baca juga: Bantu Pulihkan Ekosistem Waduk Cirata, Komunitas Mancing BMWC Tebar Ribuan Benih Ikan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/petugas-urkes-polresta-cirebon-saat-melakukan-rapid-test-antige.jpg)